Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus

  • Whatsapp
cara mengecek jurnal terindeks scopus

Mungkin kamu juga sudah tahu apa itu scopus, Jadi ada baiknya kami langsung membahas bagaimana cara mengecek jurnal terindeks scopus atau tidak. Kalau belum tahu dan supaya lebih jelasnya lagi kami akan menjelaskanya lagi ya.

Mengenal Scopus Dan Manfaatnya

Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus

Scopus adalah database jurnal terbesar meliputi database abstrak dan kutipan terbesar dari literatur peer-review: jurnal ilmiah, buku dan prosiding konferensi.

Bacaan Lainnya

Basis data tersebut berguna untuk melihat apa yang sudah menjadi penelitian dan mengetahui kontribusi dari penelitian yang sedang dikerjakan diantara literatur ilmiah yang sudah ada.

Atau meninjau sejauh mana kontribusi artikel ilmiah yang bisa ditawarkan kepada jurnal supaya mau publikasi jurnal.

Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus

Ada 2 cara yang bisa Kamu lakukan untuk mengecek jurnal terindeks scopus. Berikut adalah kedua cara tersebut.

1. Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus Lewat Scimago Jr

Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus

Scimago JR merupakan sebuah situs peranking jurnal yang mengambil database dari Scopus. Yang artinya jurnal yang ada di Scimago JR (SJR) sebagian besarnya terindeks oleh Scopus.

Ingat ya, hanya sebagian besar berarti tidak semuanya. Oleh karena itu, database yang digunakan SJR adalah data Scopus yang lebih lama, bisa jadi sebuah jurnal yang di SJR masih terindeks Scopus, tapi di Scopus-nya tidak terindeks lagi.

Walaupun begitu, SJR tetap saja menjadi pilihan website untuk mengecek ranking. SJR membagi jurnal menjadi 4 kuartil yaitu Q1, Q2, Q3 dan Q4 dan Kuartil-kuartil inilah yang sering para akademisi banggakan.

Nah, berikut cara mengecek jurnal terindeks scopus atau tidak melalui SJR.

  • Buka lah hasil pencarian yang cocok dengan judul jurnal yang Kamu input tadi. Jika jurnal tersebut ada dalam hasil pencarian, itu artinya masih terindeks Scopus. jika tidak berarti belum, dan Jangan lupa perhatikan juga kuartil (Q) jurnal tersebut.
  • Jika Kamu tidak punya daftar judul jurnal yang ingin dicari, kamu bisa menu Journal Rankings
  • Kamu bisa mengatur “All subject areas”, “All subject categories” dan lainnya untuk memudahkan mencari judul jurnal yang cocok.

Meskipun fiturnya lengkap, SJR punya kelemahan lho misalnya dari tidak update-nya data Scopus. Selain itu juga jurnal yang baru terindeks Scopus tidak bisa dicari di SJR karena butuh sekitar 3 tahun supaya jurnal tersebut dapat kuartilnya.

Oleh karena itu, ada baiknya Kamu juga memastikannya dengan mengecek langsung dalam situs Scopus langsung.

Ingin konsultasi seputar publikasi jurnal internasional scopus? Silahkan klik link berikut ini. (gratis)

ARTIKEL TERKAIT : “Tempat Publish Jurnal Internasional dan Nasional”

2. Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus Lewat Scopus

Cara Mengecek Jurnal Terindeks Scopus

Dengan mengeceknya langsung di situs scopus pasti akan lebih mudah, selengkapnya silahkan baca tutorialnya.

Berikut cara mengecek jurnal terindeks scopus:

  • Masukkan nama jurnal di kolom “Enter title” lalu tekan enter atau klik “Find sources”
  • Jika nama jurnal yang Kamu masukkan ke dalam kolom pencarian tidak ada, klik jurnal tersebut dan cek tahun coverage-nya.
  • Selain itu, cek juga “Scopus content coverage” pada bagian bawah, jika telah masuk data 2021 itu berarti jurnal tersebut masih terindeks oleh Scopus.

Namun, meskipun mengecek langsung ke situs resmi Scopus tetap saja ada masalah. biasasanya Kendala itu adalah lambatnya Scopus mengambil data dari jurnal-jurnal yang tidak terbit selain Elsevier.

Terkadang butuh waktu minimal 1 bulan dari volume/issue terakhir yang terbit supaya bisa scopus indeks.

Baca Juga : “Cara Membuka Jurnal Yang Terkunci”

sering di PHPin jurnal internasional scopus ?

sudah submit pada jurnal pilihan ternyata tidak ada kejelasan kapan di terima atau tidak?

Konsultasikan Segera pada Admin Publikasi Indonesia. Klik Link dibawah ini, GRATIS :

Akhir Kata

Nah, itulah tadi 2 cara mengecek jurnal terindeks scopus atau tidak. Ada baiknya Kamu untuk memilih jurnal-jurnal yang memang diterbitkan oleh penerbit besar yang sudah terpercaya saja.

Sebut saja HElsevier, Wiley, dan Springer.

Semoga bermanfaat dan terimakasih.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *