Salah satu kesalahan paling umum yang membuat naskah dikembalikan editor sebelum sempat direview adalah format yang tidak sesuai template.
Bukan karena penelitiannya buruk. Bukan karena metodologinya lemah. Tapi karena margin salah satu milimeter, font tidak sesuai, atau daftar pustaka menggunakan gaya yang berbeda dari yang diminta jurnal.
Di artikel ini, kamu akan menemukan: pengertian template jurnal SINTA, kumpulan link download template untuk SINTA 1 hingga SINTA 6, cara menemukan template resmi dari jurnal yang kamu tuju, checklist format yang wajib dicek sebelum submit, dan tips agar naskahmu lolos editorial screening. Semua dalam satu tempat.
Apa Itu Template Jurnal SINTA?
Template jurnal SINTA adalah dokumen resmi dalam format .doc atau .docx yang disediakan oleh pengelola jurnal sebagai panduan format penulisan artikel ilmiah. Template ini memastikan bahwa setiap artikel yang masuk memiliki tampilan, struktur, dan gaya penulisan yang konsisten.
Satu hal yang perlu dipahami sejak awal: SINTA tidak menyediakan satu template nasional yang berlaku untuk semua jurnal. SINTA hanya mengindeks dan memberi peringkat. Template sepenuhnya ditentukan oleh masing-masing pengelola jurnal artinya template Jurnal A bisa sangat berbeda dari Jurnal B, meski keduanya sama-sama SINTA 4.
Download Template Jurnal SINTA 1–6 (Link Resmi)
Berikut kumpulan template jurnal SINTA dari SINTA 1 hingga SINTA 6 beserta link download resminya. Data diverifikasi per Juni 2026.
🟢 Template Jurnal SINTA 1
🔵 Template Jurnal SINTA 2
🟣 Template Jurnal SINTA 3
🟠 Template Jurnal SINTA 4
🔴 Template Jurnal SINTA 5
⚫ Template Jurnal SINTA 6
Cara Menemukan Template Resmi Jurnal yang Kamu Tuju
Template contoh di atas berguna sebagai panduan awal. Tapi untuk submit naskah, kamu wajib menggunakan template resmi dari jurnal yang kamu tuju. Begini caranya:
Temukan jurnal targetmu di sinta.kemdiktisaintek.go.id, klik nama jurnal, lalu buka link website jurnal dari halaman profil SINTA.
Di halaman OJS jurnal, cari menu Author Guidelines, For Authors, atau Submissions. Di sinilah template biasanya disertakan dalam format .doc atau .docx.
Jangan langsung mulai mengisi baca seluruh template terlebih dahulu. Perhatikan instruksi yang biasanya ditulis dalam warna merah atau dalam komentar dokumen.
Tulis langsung di dalam file template hapus teks placeholder dan ganti dengan kontenmu. Jangan copy-paste dari dokumen lain karena bisa membawa format tersembunyi yang mengacaukan tampilan.
Format Standar yang Digunakan Jurnal SINTA
Meski setiap jurnal punya template berbeda, mayoritas jurnal SINTA menggunakan struktur ilmiah standar yang dikenal sebagai IMRAD:
🔍
Introduction
Latar belakang, rumusan masalah, tujuan penelitian
⚙️
Methods
Desain penelitian, instrumen, teknik pengumpulan data
📊
Results
Data, tabel, grafik hasil penelitian
💬
Discussion
Interpretasi, perbandingan teori, implikasi temuan
Cara Cek Jurnal di SINTA & Menghindari Jurnal Predatory
Sebelum download template dan mulai nulis, pastikan jurnal yang kamu tuju benar-benar terdaftar di SINTA. Ada banyak website yang mengaku “terindeks SINTA” padahal tidak dan ini bisa sangat merugikan.
Cara Cek Peringkat Jurnal di SINTA
Ini jalur paling akurat. Cari jurnal menggunakan nama lengkap atau ISSN pencarian via ISSN lebih tepat karena banyak jurnal punya nama mirip.
ISSN yang tampil di SINTA harus sama persis dengan ISSN di website jurnal. Kalau berbeda, jangan submit sebelum benar-benar jelas.
Jurnal yang valid punya halaman Editorial Board, Focus & Scope, dan Author Guidelines yang rapi dan lengkap. Kalau bagian ini kosong atau asal-asalan hindari.
Review dijanjikan dalam 1–3 hari, biaya diminta sebelum review, domain website aneh dan penuh pop-up, dewan editorial tidak bisa diverifikasi ini semua tanda merah yang harus dihindari.
SINTA vs ARJUNA: Mana yang Perlu Kamu Cek?
Banyak penulis mencampuradukkan SINTA dan ARJUNA. Ini perbedaan sederhananya:
🔵 SINTA
Berfungsi sebagai indeks dan tampilan profil. Tempat kamu cek peringkat jurnal, profil penulis, dan link website jurnal. Ini yang paling sering kamu butuhkan.
🟢 ARJUNA
Terkait proses akreditasi jurnal. Berguna kalau kamu butuh informasi status pengajuan akreditasi atau detail administratif yang tidak tampil di SINTA.
✨ Penawaran Eksklusif Publikasi Indonesia
Layanan Publikasi Jurnal Terakreditasi
SINTA 2
SINTA 3
SINTA 4
SINTA 5
SINTA 6
🎯 Spesial Tahun 2026 | Tersedia Berbagai Bidang Keilmuan
💰 Biaya sudah termasuk pelayanan:
Kamu sudah tahu cara menemukan template yang benar. Tapi template hanyalah satu dari banyak hal yang menentukan apakah naskahmu diterima atau dikembalikan. Masih ada proofreading, cek plagiarisme, penyesuaian format sitasi, penanganan revisi reviewer, dan banyak lagi.
Publikasi Indonesia telah mendampingi ribuan penulis dari seluruh Indonesia — dari mahasiswa hingga profesor — dalam proses publikasi jurnal SINTA dari awal hingga terbit.
Kami menerima semua rumpun ilmu — mulai dari Agama, Ekonomi, Sastra, Kesehatan, Psikologi, Sosial dan lain sebagainya.
Kesimpulan
Template jurnal SINTA bukan sekadar formalitas. Ini adalah gerbang pertama yang menentukan apakah naskahmu akan lanjut ke proses review atau langsung dikembalikan oleh editor.
Hal terpenting yang perlu diingat: tidak ada satu template universal untuk semua jurnal SINTA. Setiap jurnal punya template sendiri yang harus diunduh langsung dari halaman OJS-nya. Template contoh di artikel ini hanya panduan awal jangan dijadikan template final untuk submit.
Langkah yang benar: cari jurnal di SINTA → buka OJS jurnal → unduh template resmi → baca Author Guidelines → tulis langsung di dalam template. Sesederhana itu, tapi kalau dilewatkan, akibatnya bisa sangat membuang waktu.
FAQ
Apakah semua jurnal SINTA menggunakan template yang sama?
Tidak. SINTA hanya mengindeks dan memberi peringkat template sepenuhnya ditentukan oleh masing-masing pengelola jurnal. Jurnal A dan Jurnal B bisa punya template yang sangat berbeda meski keduanya sama-sama SINTA 4.
Di mana cara download template jurnal SINTA yang resmi?
Temukan jurnal targetmu di sinta.kemdiktisaintek.go.id, buka link website jurnal dari halaman profil SINTA, lalu cari menu Author Guidelines atau Submissions. Template biasanya tersedia di sana dalam format .doc atau .docx.
Bolehkah menggunakan template jurnal lain sebagai acuan?
Boleh sebagai referensi awal untuk memahami struktur, tapi jangan digunakan sebagai template final untuk submit. Setiap jurnal punya ketentuan yang berbeda dan editor akan langsung melihat jika format tidak sesuai dengan panduan mereka.
Apakah bisa cek jurnal SINTA menggunakan ISSN?
Bisa, dan ini cara yang paling akurat. Banyak jurnal punya nama yang mirip satu sama lain pencarian via ISSN menghilangkan ambiguitas dan langsung membawamu ke profil jurnal yang tepat.
Apa perbedaan SINTA dan ARJUNA?
SINTA berfungsi sebagai indeks dan tampilan profil jurnal ini yang paling sering dibutuhkan untuk mengecek peringkat dan menemukan website resmi jurnal. ARJUNA terkait proses akreditasi jurnal dan berguna jika kamu butuh informasi administratif yang lebih detail soal status akreditasi sebuah jurnal.


