Banyak penulis gagal publish jurnal SINTA bukan karena penelitiannya buruk, tetapi karena tidak memahami prosesnya dengan benar. Kesalahan kecil seperti salah memilih jurnal atau tidak mengikuti template sering menjadi penyebab utama penolakan.
Di sisi lain, penulis yang memahami alur publikasi justru bisa lebih cepat lolos, bahkan dengan revisi yang minimal. Artinya, strategi dalam proses submit sama pentingnya dengan kualitas artikel itu sendiri.
Di artikel ini, Anda akan belajar cara publish jurnal SINTA dari awal hingga diterima, dengan penjelasan yang mudah dipahami dan bisa langsung dipraktikkan.
Apa Itu Jurnal SINTA?

Jurnal SINTA adalah jurnal ilmiah yang telah terakreditasi secara nasional dan dikelompokkan ke dalam beberapa peringkat. Memahami konsep ini penting sebelum Anda mulai proses publikasi, karena setiap level memiliki tingkat kesulitan yang berbeda.
Dengan memahami SINTA sejak awal, Anda bisa menentukan strategi publikasi yang lebih realistis dan terarah.
Cara Publish Jurnal SINTA dari Awal

Sebelum masuk ke langkah teknis, penting untuk memahami bahwa proses publikasi jurnal bukan hanya soal submit artikel, tetapi juga soal strategi. Banyak penulis gagal karena terburu-buru tanpa persiapan yang matang.
Berikut tahapan yang perlu Anda pahami secara bertahap.
1. Menentukan jurnal yang tepat
Langkah pertama yang sering diremehkan adalah memilih jurnal tujuan. Banyak penulis gagal bukan karena artikelnya buruk, tetapi karena tidak sesuai dengan fokus jurnal.
2. Menyiapkan artikel ilmiah
Setelah menentukan jurnal, Anda perlu memastikan artikel sudah memiliki struktur ilmiah yang lengkap dan ditulis dengan bahasa akademik yang jelas.
3. Menggunakan template jurnal
Setiap jurnal memiliki template yang berbeda. Gunakan template resmi dan jangan mengubah format dasar.
4. Melakukan pengecekan plagiarisme
Sebelum submit, penting untuk memastikan artikel Anda memiliki tingkat plagiarisme yang aman agar tidak ditolak di tahap awal.
5. Proses submit melalui OJS
Sebagian besar jurnal menggunakan sistem OJS untuk proses pengiriman artikel. Tahap ini harus dilakukan dengan teliti agar tidak terjadi kesalahan.
6. Menghadapi proses review
Setelah submit, artikel akan masuk ke tahap review. Di sinilah kualitas penelitian Anda benar-benar diuji.
7. Tahap publikasi
Jika semua proses telah dilalui dengan baik, artikel akan dipublikasikan secara resmi dan mendapatkan DOI.
Berapa Lama Proses Publish Jurnal SINTA?

Banyak penulis bertanya tentang durasi publikasi. Hal ini penting untuk dipahami agar Anda bisa mengatur timeline penelitian dengan lebih baik.
Secara umum, lama proses tergantung pada tingkat jurnal dan jumlah antrian naskah.
Biaya Publish Jurnal SINTA
Selain waktu, biaya juga menjadi pertimbangan penting. Tidak semua jurnal gratis, sehingga Anda perlu memahami kemungkinan biaya sejak awal.
| Level SINTA | Kisaran Biaya | Estimasi Waktu | Cocok Untuk |
|---|---|---|---|
| SINTA 1 | ± Rp 15–20 jt | 2–6 bulan | Target reputasi tinggi, kebutuhan BKD/Serdos level atas |
| SINTA 2 | ± Rp 12–16 jt | 2–5 bulan | Dosen/peneliti dengan target kredibilitas kuat |
| SINTA 3 | ± Rp 4–6 jt | 1–3 bulan | Dosen/mahasiswa S2/S3 yang butuh rekam jejak kuat |
| SINTA 4 | ± Rp 2–3 jt | 1–2 bulan | Kelulusan, BKD awal, atau target cepat terbit |
| SINTA 5 | ± Rp 1,5–2 jt | 2–6 minggu | Portofolio awal, pengalaman publikasi |
| SINTA 6 | ± Rp 1–1,5 jt | 2–6 minggu | Latihan publikasi / kebutuhan administratif |
| Non-SINTA | ± Rp 500 rb–1 jt | 2–4 minggu | Cepat terbit, bukan untuk penilaian SINTA |
Biaya ini biasanya digunakan untuk operasional jurnal dan proses editorial.
Tips Agar Artikel Lebih Mudah Diterima

Agar artikel Anda tidak hanya lolos administrasi tetapi juga diterima oleh reviewer, ada beberapa pendekatan yang perlu diperhatikan.
Tips berikut didasarkan pada pola umum yang sering terjadi dalam proses review jurnal.
1. Pahami gaya jurnal tujuan
Setiap jurnal memiliki gaya penulisan yang berbeda. Memahami hal ini akan memudahkan Anda menyesuaikan artikel.
2. Gunakan referensi yang relevan
Referensi terbaru menunjukkan bahwa penelitian Anda mengikuti perkembangan ilmu terkini.
3. Tulis secara jelas dan sistematis
Artikel yang mudah dipahami akan lebih disukai oleh reviewer.
4. Ikuti template dengan disiplin
Kesalahan teknis sering menjadi penyebab utama penolakan awal.
Kesalahan Umum yang Sering Terjadi

Selain memahami cara yang benar, penting juga mengetahui kesalahan yang sering dilakukan penulis agar bisa dihindari sejak awal.
Dengan menghindari kesalahan ini, peluang artikel diterima akan meningkat.
1. Salah memilih jurnal
Artikel tidak sesuai dengan scope jurnal.
2. Tidak mengikuti template
Format yang tidak sesuai bisa menyebabkan penolakan.
3. Bahasa kurang akademik
Penggunaan bahasa yang tidak formal dapat menurunkan kualitas artikel.
Kesimpulan
Setelah memahami seluruh proses, Anda bisa melihat bahwa publikasi jurnal SINTA bukan hal yang mustahil. Dengan pendekatan yang tepat dan persiapan yang matang, peluang diterima akan jauh lebih besar.
FAQ
1. Apakah mahasiswa bisa publish jurnal SINTA?
Mahasiswa bisa mempublikasikan artikel, bahkan sering menjadi syarat akademik.
2. Apakah harus selalu berbayar?
Tidak semua jurnal berbayar, tergantung kebijakan masing-masing.
3. Apakah bisa publish tanpa dosen?
Bisa, tetapi tetap disarankan ada pembimbing.


