Submit jurnal gratis adalah proses pengiriman artikel ilmiah ke penerbit atau pengelola jurnal yang tidak memungut biaya publikasi atau sering disebut No Article Processing Charge (No APC). Banyak penulis pemula beranggapan bahwa publikasi berkualitas harus mahal, padahal faktanya banyak jurnal milik universitas negeri, lembaga penelitian pemerintah (BRIN), dan organisasi profesi yang menyediakan fasilitas submit jurnal gratis sebagai bentuk dukungan terhadap diseminasi ilmu pengetahuan. Agar berhasil, Anda wajib menyesuaikan naskah dengan focus and scope jurnal, menggunakan referensi dari jurnal bereputasi, dan mengikuti template OJS secara presisi untuk menghindari desk rejection (penolakan langsung) oleh editor.
Apa Itu Submit Jurnal Gratis?

Dalam dunia publikasi akademik, terdapat dua model bisnis utama: berbayar (Author-Pays) dan gratis bagi penulis (Diamond Open Access atau jurnal yang didanai institusi). Submit jurnal gratis berarti penulis tidak perlu membayar biaya pendaftaran, biaya review, maupun biaya penerbitan.
Meskipun tidak dipungut biaya, proses seleksi tetap dilakukan secara profesional melalui mekanisme Peer Review. Artinya, naskah Anda akan tetap diperiksa oleh pakar di bidangnya. Gratis di sini bukan berarti kualitasnya murahan, melainkan biaya operasional jurnal tersebut biasanya sudah ditanggung oleh universitas atau dana hibah pemerintah.
Keuntungan Publikasi di Jurnal Tanpa Biaya (No APC)
Selain menghemat anggaran, memilih jalur gratis memiliki beberapa manfaat strategis:
Dukungan Institusi: Publikasi di jurnal universitas ternama (meskipun gratis) seringkali memiliki bobot nilai yang kuat dalam portofolio akademis.
Integritas Akademik: Jurnal gratis seringkali dianggap memiliki integritas tinggi karena tidak ada konflik kepentingan finansial dalam menerima naskah.
Aksesibilitas: Sebagian besar jurnal gratis mengusung konsep Open Access, sehingga artikel Anda bisa dibaca dan disitasi oleh siapa saja secara bebas.
Di Mana Mencari Jurnal Gratis Sinta 1-6?
Banyak penulis bingung mencari target. Berikut adalah database utama yang bisa Anda gunakan:
1. Portal SINTA (Kemendikbudristek)
Anda bisa memfilter jurnal berdasarkan peringkat (S1-S6). Untuk mencari yang gratis, Anda harus membuka website jurnal tersebut satu per satu dan memeriksa bagian “Author Fees”. Biasanya, jurnal yang dikelola oleh universitas negeri (PTN) cenderung menawarkan opsi gratis.
2. Portal Garuda (Garba Rujukan Digital)
Portal ini memuat ribuan jurnal lokal Indonesia. Anda bisa mencari berdasarkan kata kunci bidang ilmu dan melihat penerbitnya.
3. Website Jurnal Universitas
Hampir setiap fakultas di Indonesia memiliki jurnal. Periksalah jurnal-jurnal di kampus Anda sendiri atau kampus besar lainnya (UI, UGM, ITB, UNPAD, dll). Mereka seringkali menggratiskan biaya bagi penulis internal maupun eksternal untuk menjaga kuota terbitan.
Tabel Perbandingan Jurnal Berbayar vs Jurnal Gratis
| Fitur | Jurnal Berbayar (APC) | Jurnal Gratis (No APC) |
| Kecepatan Terbit | Cenderung lebih cepat (fast track) | Biasanya lebih lama (antrean panjang) |
| Kualitas Review | Ketat / Sangat Ketat | Ketat |
| Biaya | Rp500.000 – Rp5.000.000+ | Rp0 (Gratis) |
| Kepemilikan Hak Cipta | Biasanya tetap pada penulis | Penulis atau Institusi |
Cara Submit Jurnal Gratis Agar Cepat Diterima
Ikuti langkah teknis berikut untuk meminimalisir penolakan:
Tahap 1: Verifikasi Status “No APC”
Buka menu About the Journal > Author Fees. Jika tertulis “This journal does not charge any APC or submission fees”, maka jurnal tersebut benar-benar gratis. Hati-hati dengan jurnal yang menulis “Gratis” tetapi meminta biaya “Fast Track” yang mahal.
Tahap 2: Menyesuaikan Focus and Scope
Naskah terbaik pun akan ditolak jika salah alamat. Pastikan topik Anda adalah apa yang dicari oleh editor tersebut.
Tahap 3: Mengunduh dan Mengisi Template
Ini adalah langkah paling krusial. Jurnal gratis biasanya memiliki antrean naskah yang sangat banyak. Editor akan langsung menolak naskah yang formatnya (margin, font, tabel) berantakan karena mereka tidak punya waktu untuk merapikan tulisan Anda.
Tahap 4: Proses Registrasi OJS
- Klik Register di website jurnal.
- Isi metadata (Judul, Abstrak, Keyword) dengan sangat teliti. Jangan ada typo.
- Unggah file utama (.docx) dan dokumen pendukung (Surat Orisinalitas).
Checklist Persiapan Naskah Sebelum Submit
Gunakan tabel ini sebagai kendali kualitas naskah Anda:
| No | Elemen Naskah | Status |
| 1 | Judul lugas, menarik, dan maksimal 12-15 kata | [ ] |
| 2 | Abstrak mengandung Masalah, Metode, Hasil, Simpulan | [ ] |
| 3 | Referensi minimal 15 (80% dari jurnal 5-10 tahun terakhir) | [ ] |
| 4 | Hasil cek Turnitin di bawah 20% | [ ] |
| 5 | Gambar dan Tabel memiliki keterangan dan kualitas jelas | [ ] |
| 6 | Penulisan sitasi konsisten (Mendeley/Zotero) | [ ] |
Strategi Menembus Jurnal Gratis Berreputasi
Karena gratis, persaingan sangatlah ketat. Gunakan strategi ini untuk unggul:
1. Gunakan Data yang Aktual
Jurnal gratis yang dikelola institusi besar sangat menyukai riset dengan data primer terbaru atau analisis data sekunder yang mendalam (Meta-analisis).
2. Perbaiki Kualitas Bahasa
Meskipun jurnal nasional berbahasa Indonesia, pastikan tata bahasanya baku dan profesional. Untuk abstrak bahasa Inggris, gunakan jasa proofread profesional atau minta bantuan rekan yang ahli bahasa.
3. Sabar Menunggu Review
Jurnal gratis biasanya memiliki proses yang lebih lama (4-8 bulan). Jangan melakukan double submission. Jika dalam 3 bulan tidak ada kabar, kirimkan email follow-up yang sopan kepada editor.
Kesalahan Fatal yang Membuat Naskah Ditolak
- Plagiarisme Tinggi: Editor jurnal gratis sangat tidak menoleransi plagiasi. Pastikan naskah Anda original.
- Referesi Kadaluwarsa: Menggunakan teori tahun 1990-an tanpa didukung riset tahun 2020-an akan dianggap ketinggalan zaman.
- Tidak Responsif terhadap Revisi: Saat reviewer memberikan masukan, segera perbaiki. Menunda revisi bisa membuat naskah Anda di-archive (dibatalkan) oleh sistem.
Baca Juga: Cara Submit Jurnal Sinta 2agar peluang terbit di level tinggi semakin besar.
Kesimpulan
Submit jurnal gratis adalah solusi cerdas bagi mahasiswa dan peneliti untuk tetap produktif tanpa terkendala biaya. Kunci suksesnya bukan pada “keberuntungan”, melainkan pada kualitas riset, ketelitian mengikuti template, dan kesabaran dalam mengikuti proses review. Dengan persiapan yang matang melalui checklist di atas, peluang naskah Anda diterima di jurnal gratis berreputasi akan meningkat drastis.
FAQ
1. Apakah jurnal gratis itu pasti abal-abal?
Sama sekali tidak. Justru jurnal terbaik dunia (seperti di Elsevier atau Springer jalur langganan) dan jurnal universitas negeri terbaik di Indonesia (Sinta 1-2) banyak yang menyediakan jalur gratis.
2. Mengapa proses jurnal gratis sangat lama?
Karena mereka tidak memiliki tim bayaran khusus untuk percepatan. Reviewer bekerja secara sukarela sebagai bagian dari tugas akademik, sehingga memakan waktu lebih lama untuk menyelesaikan ulasan.
3. Di mana saya bisa mendapatkan daftar jurnal Sinta gratis?
Anda bisa mengunjungi portal SINTA, lalu masuk ke menu Journals. Anda harus mengecek satu per satu di bagian Author Guidelines atau Publication Fee.
4. Apakah saya bisa pindah ke jurnal berbayar jika proses di jurnal gratis terlalu lama?
Bisa, tetapi Anda harus mengirimkan Surat Penarikan Naskah (Withdrawal Letter) secara resmi dan menunggu persetujuan editor jurnal pertama sebelum submit ke jurnal baru.
5. Apakah submit jurnal gratis mempengaruhi nilai KUM dosen?
Tidak. Yang dinilai adalah peringkat akreditasi jurnalnya (Sinta 1-6), bukan apakah jurnal tersebut berbayar atau gratis.


