Call for Paper Jurnal Internasional: Panduan EBSCO, Copernicus, DOAJ & Cara Submit 2025–2026

Publikasi Indonesia

Call for Paper Jurnal Internasional
Call for Paper Jurnal Internasional

Call for paper jurnal internasional adalah kesempatan terbaik bagi dosen, peneliti, dan mahasiswa pascasarjana untuk mempublikasikan hasil riset di hadapan komunitas akademik global. Saat ini, ada banyak database indeksasi bereputasi yang diakui selain Scopus, seperti EBSCO, Copernicus, DOAJ, Google Scholar, hingga SINTA untuk konteks Indonesia.

Artikel ini merangkum secara lengkap berbagai pilihan database indeksasi jurnal yang diakui, daftar jurnal yang aktif membuka call for paper, persyaratan naskah, alur submit langkah demi langkah, hingga tips lolos seleksi  semua diperbarui untuk tahun 2025–2026.

Apa Itu Call for Paper Jurnal Internasional?

Call for paper jurnal (CFP) adalah pengumuman resmi dari sebuah jurnal ilmiah yang mengundang para peneliti untuk mengirimkan naskah artikel guna dipertimbangkan diterbitkan. Jurnal yang telah terindeks di database internasional bereputasi memiliki nilai akademik yang diakui secara global, termasuk untuk keperluan kenaikan jabatan fungsional dosen, syarat kelulusan S3, dan pemenuhan BKD.

CFP atau call for paper jurnal bisa bersifat:

  • Regular submission — jurnal menerima naskah sepanjang tahun tanpa batas waktu khusus
  • Special issue / thematic issue — jurnal membuka topik tertentu dengan deadline yang ditetapkan
  • Conference proceedings — artikel terpilih dari konferensi internasional yang terindeks di database bereputasi
Penting: Tidak semua jurnal yang mengklaim “terindeks internasional” benar-benar masuk daftar resmi. Selalu verifikasi langsung di website resmi database yang bersangkutan (EBSCO, Copernicus, DOAJ, dll.) sebelum submit.

Database Indeksasi Call for Paper Jurnal: EBSCO, Copernicus, DOAJ, dan Lainnya

Sebelum memilih tempat mengirim call for paper jurnal Anda, penting untuk memahami perbedaan setiap database indeksasi berikut ini:

DatabasePengelolaKeterangan SingkatCek Indeksasi
EBSCOEBSCO Information Services (AS)Salah satu agregator database jurnal terbesar; mencakup jutaan artikel dari ribuan jurnal lintas bidangebsco.com
Index Copernicus (ICI)Index Copernicus International (Polandia)Database bereputasi untuk jurnal open access; banyak jurnal Indonesia terindeks di sini; dinilai lewat ICV (Index Copernicus Value)journals.indexcopernicus.com
DOAJInfrastructure Services for Open Access (Swedia)Directory of Open Access Journals; standar seleksi ketat untuk jurnal open access berkualitasdoaj.org
Google ScholarGoogle LLC (AS)Mesin pencari akademik paling luas; tidak ada proses seleksi formal, namun artikel yang terindeks mudah ditemukan peneliti seluruh duniaOtomatis terindeks jika jurnal memiliki DOI
SINTA (Science and Technology Index)Kemdikbudristek (Indonesia)Sistem pemeringkatan jurnal nasional Indonesia (SINTA 1–6); diakui untuk BKD dan kenaikan jabatan dosen di Indonesiasinta.kemdikbud.go.id
GARUDAKemdikbudristek (Indonesia)Portal jurnal ilmiah nasional Indonesia; terintegrasi dengan SINTA dan portal Diktigaruda.kemdikbud.go.id
ROAD / ISSN PortalISSN International Centre (UNESCO)Direktori sumber daya open access dengan ISSN resmi; mencakup jurnal, konferensi, dan monografroad.issn.org

Daftar Call for Paper Jurnal yang Aktif Menerima Submission (2025–2026)

Berikut contoh call for paper jurnal internasional yang aktif menerima artikel dari peneliti Indonesia, dikelompokkan berdasarkan bidang ilmu. Pastikan Anda juga memahami syarat naskah dan cara submit sebelum mengirim artikel.

Bidang Pendidikan & Ilmu Sosial

Nama JurnalIndeksasiBahasa
International Journal of Education and PracticeEBSCO, CopernicusInggris
Journal of Social Studies Education ResearchEBSCO, DOAJInggris
European Journal of Educational ResearchEBSCO, DOAJ, CopernicusInggris
Jurnal Pendidikan dan KebudayaanDOAJ, SINTA 2Indonesia/Inggris

Bidang Teknologi & Informatika

Nama JurnalIndeksasiBahasa
International Journal of Advanced Computer Science and Applications (IJACSA)EBSCO, DOAJInggris
Journal of Theoretical and Applied Information Technology (JATIT)EBSCO, CopernicusInggris
International Journal of Reconfigurable and Embedded Systems (IJRES)DOAJ, SINTA 2Inggris

Bidang Kesehatan & Kedokteran

Nama JurnalIndeksasiBahasa
Journal of Public Health ResearchDOAJ, EBSCO, CopernicusInggris
International Journal of Public Health Science (IJPHS)DOAJ, CopernicusInggris
Jurnal Kesehatan Masyarakat IndonesiaDOAJ, SINTA 2Indonesia/Inggris

Bidang Hukum, Ekonomi & Bisnis

Nama JurnalIndeksasiBahasa
Journal of Eastern European and Central Asian Research (JEECAR)EBSCO, DOAJInggris
International Journal of Economics and Financial IssuesEBSCO, CopernicusInggris
Jurnal Dinamika HukumDOAJ, SINTA 2Indonesia/Inggris
Status indeksasi jurnal dapat berubah sewaktu-waktu. Selalu verifikasi langsung di portal resmi database (EBSCO, Copernicus, DOAJ) sebelum memutuskan untuk submit.

Syarat Naskah untuk Call for Paper Jurnal Internasional

Meskipun setiap call for paper jurnal memiliki panduan penulis (author guidelines) masing-masing, terdapat standar umum yang hampir selalu berlaku untuk jurnal internasional bereputasi. Setelah memahami syarat ini, lanjut ke langkah cara submit.

Struktur artikel ilmiah standar

  • Judul — singkat, spesifik, mengandung keyword utama (maksimal 15 kata)
  • Abstrak — 150–250 kata, mencakup latar belakang, metode, hasil, dan simpulan
  • Kata kunci — 4–6 kata kunci yang relevan
  • Pendahuluan — latar belakang masalah, gap penelitian, tujuan (~15–20% dari isi)
  • Metode penelitian — cukup rinci sehingga dapat direplikasi (~10% dari isi)
  • Hasil dan pembahasan — temuan utama, analisis, perbandingan dengan literatur (~55–60% dari isi)
  • Kesimpulan — jawaban atas tujuan penelitian, implikasi, saran (~5%)
  • Daftar pustaka — minimal 20–30 referensi, mayoritas dari jurnal internasional bereputasi, terbaru (≤10 tahun), dilengkapi DOI

Panjang naskah

Umumnya antara 4.000–8.000 kata (tidak termasuk abstrak dan daftar pustaka). Beberapa jurnal mensyaratkan format 2 kolom dengan panjang 6–10 halaman.

Syarat teknis lainnya

  • Naskah belum pernah diterbitkan di tempat lain (original, unpublished)
  • Tidak sedang dalam proses review di jurnal lain (no simultaneous submission)
  • Lolos uji plagiarisme — tingkat kemiripan di bawah 15–20% (Turnitin atau iThenticate)
  • Format file: .docx atau .pdf sesuai panduan jurnal
  • Menggunakan gaya referensi yang ditentukan jurnal (APA, Vancouver, IEEE, Chicago, dll.)

Cara Submit Call for Paper Jurnal Internasional Langkah demi Langkah

Berikut alur umum proses call for paper jurnal terindeks EBSCO, Copernicus, DOAJ, dan sejenisnya. Jika belum memilih jurnal, kembali ke daftar jurnal yang sedang buka terlebih dahulu.

  1. Pilih jurnal yang tepat
    Sesuaikan topik naskah dengan scope jurnal. Cek apakah jurnal tersebut benar-benar terindeks di database yang Anda inginkan melalui portal resmi masing-masing. Baca beberapa artikel yang sudah terbit untuk memahami standar yang diinginkan editor.
  2. Baca author guidelines dengan teliti
    Setiap jurnal memiliki format berbeda: margin, font, gaya sitasi, struktur abstrak, panjang naskah, dll. Naskah yang tidak mengikuti panduan penulis akan langsung ditolak tanpa review (desk rejection).
  3. Siapkan dokumen pelengkap
    Biasanya dibutuhkan: cover letter, surat pernyataan orisinalitas, hasil uji plagiarisme, dan biodata singkat penulis.
  4. Daftarkan akun di sistem pengiriman jurnal
    Sebagian besar jurnal menggunakan Open Journal System (OJS), ScholarOne, Editorial Manager, atau portal pengiriman mandiri. Ikuti proses registrasi dengan data yang valid.
  5. Upload naskah dan isi metadata
    Isi judul, abstrak, kata kunci, dan nama penulis sesuai format yang diminta. Upload file naskah beserta file pendukung (gambar, tabel terpisah jika diperlukan).
  6. Tunggu konfirmasi dan proses peer review
    Proses review umumnya memakan waktu 4–12 minggu. Pantau status pengiriman secara berkala melalui akun submission Anda.
  7. Revisi dan resubmit jika diperlukan
    Jika naskah diterima dengan revisi (major atau minor revision), respons semua komentar reviewer secara detail dan kirimkan kembali dalam batas waktu yang ditetapkan.

Tips Lolos Review Call for Paper Jurnal Internasional

Setelah mengirim call for paper jurnal, peluang lolos ditentukan oleh kualitas naskah Anda. Berikut tips yang terbukti meningkatkan peluang diterima, berdasarkan pengalaman mendampingi ratusan penulis:

  • Tulis cover letter yang kuat. Jelaskan kontribusi orisinal penelitian Anda dan alasan artikel ini relevan untuk jurnal tersebut. Editor membaca cover letter sebelum membuka naskah.
  • Perkuat novelty di bagian pendahuluan. Identifikasi gap penelitian secara eksplisit dan tunjukkan bahwa studi Anda mengisi gap tersebut dengan pendekatan yang berbeda dari penelitian sebelumnya.
  • Gunakan referensi dari jurnal target. Mengutip artikel yang sudah terbit di jurnal yang sama menunjukkan bahwa Anda memahami komunitas riset di jurnal tersebut.
  • Pastikan metode dapat direplikasi. Reviewer sering menolak naskah karena prosedur metodologi tidak cukup jelas. Deskripsikan setiap langkah secara rinci dan sistematis.
  • Edit bahasa Inggris secara profesional. Banyak naskah dari penulis Asia Tenggara ditolak karena kualitas bahasa yang lemah. Gunakan jasa proofreading atau native speaker sebelum submit.
  • Hindari self-plagiarism. Jangan mendaur ulang konten dari publikasi Anda sendiri sebelumnya tanpa pengakuan dan atribusi yang jelas.
  • Verifikasi indeksasi jurnal terlebih dahulu. Pastikan jurnal yang Anda pilih benar-benar terindeks di EBSCO, Copernicus, DOAJ, atau database yang Anda butuhkan — bukan sekadar mengklaim demikian. Ini penting untuk menghindari jurnal predator.

Manfaat Submit Call for Paper Jurnal bagi Dosen dan Mahasiswa

Mengikuti call for paper jurnal internasional dan berhasil terbit memberikan berbagai keuntungan konkret. Berikut manfaat yang bisa Anda rasakan berdasarkan peran akademik Anda:

Bagi dosen

  • Memenuhi komponen penelitian dalam Beban Kerja Dosen (BKD)
  • Mendukung kenaikan jabatan fungsional (Lektor Kepala dan Guru Besar) sesuai ketentuan Dikti
  • Meningkatkan peringkat dan reputasi institusi di pemeringkatan nasional maupun internasional
  • Memperluas jaringan kolaborasi penelitian lintas institusi dan negara
  • Meningkatkan skor SINTA dan h-index peneliti

Bagi mahasiswa S2/S3

  • Memenuhi syarat kelulusan program doktor yang mewajibkan publikasi internasional
  • Memperkuat portofolio akademik untuk beasiswa lanjutan atau lamaran posisi akademik
  • Meningkatkan kemampuan menulis ilmiah berstandar internasional
  • Mendapatkan rekam jejak publikasi yang dapat diakses dan diverifikasi secara global

Bagi Kamu Yang Membutuhkan Jasa Pengurusan HKI, Yuk Langsung Konsultasi Dengan Tim HKI Kami Sekarang Juga! Silahkan Klik Whatsapp Di Bawah Ini!

Biaya Publikasi Jurnal Nasional

FAQ: Pertanyaan Seputar Call for Paper Jurnal Internasional

1. Apa bedanya jurnal terindeks EBSCO, Copernicus, dan DOAJ?

Ketiganya adalah database indeksasi dengan kriteria yang berbeda. EBSCO adalah agregator besar yang mencakup ribuan jurnal lintas bidang, umumnya berbasis langganan institusi. Index Copernicus fokus pada jurnal open access dengan sistem penilaian ICV (Index Copernicus Value). DOAJ adalah direktori khusus jurnal open access dengan standar seleksi yang ketat, tanpa biaya bagi pembaca maupun perpustakaan.

2. Apakah jurnal terindeks EBSCO atau Copernicus diakui untuk kenaikan jabatan dosen di Indonesia?

Pengakuan formal untuk kenaikan jabatan dosen di Indonesia diatur oleh Dikti dan mengacu pada SINTA (untuk jurnal nasional) serta beberapa database internasional yang diakui. Disarankan untuk mengecek regulasi terbaru dari Dikti atau kebijakan universitas masing-masing, karena daftar database yang diakui dapat berubah setiap tahun.

3. Berapa biaya publikasi di jurnal terindeks EBSCO atau DOAJ?

Biaya sangat bervariasi. Banyak jurnal terindeks DOAJ tidak memungut biaya sama sekali karena didanai institusi atau sponsor. Sebagian jurnal mengenakan Article Processing Charge (APC) antara USD 100 hingga USD 1.000. Selalu cek halaman “Submission” atau “Author Guidelines” di website jurnal sebelum memutuskan untuk submit.

4. Berapa lama proses dari submit hingga terbit?

Rata-rata 2–6 bulan sejak submit, tergantung kecepatan peer review dan antrean produksi jurnal. Jurnal dengan reputasi lebih tinggi umumnya memiliki proses lebih ketat dan lebih lama. Mulailah proses jauh sebelum deadline kelulusan atau batas waktu kenaikan jabatan.

5. Apakah artikel bisa ditulis dalam Bahasa Indonesia?

Sebagian besar jurnal internasional mensyaratkan Bahasa Inggris. Namun, sejumlah jurnal nasional Indonesia yang terindeks DOAJ dan EBSCO menerima artikel dalam Bahasa Indonesia dengan abstrak Bahasa Inggris. Cek panduan penulis jurnal yang Anda tuju untuk memastikan kebijakan bahasanya.

6. Bagaimana cara memastikan jurnal tidak termasuk jurnal predator?

Beberapa langkah yang bisa dilakukan: (1) verifikasi indeksasi langsung di portal resmi EBSCO, Copernicus, atau DOAJ; (2) cek apakah jurnal memiliki ISSN yang valid di portal.issn.org; (3) cari ulasan tentang jurnal tersebut di komunitas akademik; (4) waspadai jurnal yang menjanjikan penerimaan sangat cepat (kurang dari 1 minggu) tanpa proses peer review yang jelas.

Kesimpulan

Call for paper jurnal internasional kini tidak terbatas pada satu database saja. Dengan adanya EBSCO, Index Copernicus, DOAJ, dan berbagai database lainnya, peneliti Indonesia memiliki lebih banyak pilihan untuk mempublikasikan karya ilmiah mereka di level internasional.

Kuncinya ada pada tiga hal: memilih jurnal yang tepat dari daftar call for paper jurnal yang sesuai topik riset Anda, menyiapkan naskah sesuai syarat yang berlaku, dan memverifikasi status indeksasi jurnal sebelum submit untuk menghindari jurnal predator.

Mulailah proses persiapan naskah Anda hari ini karena publikasi internasional yang berkualitas membutuhkan waktu dan perencanaan yang matang.

Publikasi Indonesia Publikasi Indonesia

Publikasi Indonesia

Publikasi Indonesia merupakan lembaga publikasi ilmiah yang berfokus pada pendampingan penulis dalam proses publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.

Related Post