Cara mensubmit jurnal ilmiah adalah langkah mengunggah naskah riset ke platform pengelola jurnal (seperti OJS) untuk melewati tahap seleksi editor dan mitra bestari. Proses ini meliputi registrasi akun, pengisian metadata artikel (judul, abstrak, afiliasi), serta pengunggahan file naskah sesuai template jurnal tujuan. Agar peluang diterima (accepted) meningkat, Anda harus memastikan naskah sudah sesuai dengan scope jurnal dan bebas plagiarisme. Artikel ini akan mengupas tuntas cara mensubmit jurnal ilmiah agar naskah Anda siap bersaing di level nasional (Sinta) maupun internasional (Scopus).
Pentingnya Publikasi Jurnal Bagi Akademisi
Publikasi bukan sekadar menyebarkan hasil riset, melainkan bukti kontribusi nyata dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Bagi dosen, ini adalah syarat kenaikan jabatan fungsional. Bagi mahasiswa, publikasi sering menjadi syarat kelulusan program magister maupun doktoral. Memahami cara mensubmit jurnal ilmiah yang efektif akan menghemat waktu Anda dari penolakan administratif yang sia-sia.
Persiapan Sebelum Mensubmit Jurnal Ilmiah
Banyak naskah ditolak bahkan sebelum dibaca oleh reviewer karena kurang persiapan. Perhatikan poin berikut:
- Struktur IMRAD: Pastikan naskah memiliki alur Introduction, Methods, Results, and Discussion yang kuat.
- Cek Scope Jurnal: Jangan mengirim artikel hukum ke jurnal ekonomi. Kesalahan ini berakibat desk rejection instan.
- Author Guidelines: Sesuaikan sitasi (APA, IEEE, atau Vancouver) dan margin naskah.
- Cek Plagiarisme: Gunakan Turnitin untuk memastikan tingkat kesamaan di bawah 20%.
Panduan Langkah Cara Mensubmit Jurnal Ilmiah
Mayoritas jurnal di Indonesia menggunakan sistem OJS (Open Journal Systems). Berikut adalah tahapan teknisnya:
1. Registrasi Akun Penulis
Akses website jurnal tujuan, klik menu Register. Isi data diri lengkap. Penting untuk mencantumkan Afiliasi (nama institusi/universitas) dan ORCID ID agar data Anda terindeks dengan baik di Google Scholar.
2. Memulai Penyerahan Naskah (Start Submission)
Setelah login, pilih New Submission. Di sini Anda harus memilih bahasa naskah dan mencentang pernyataan bahwa naskah tersebut asli serta tidak sedang dikirim ke jurnal lain.
3. Mengunggah File Utama
Pilih jenis file “Article Text” dan unggah naskah Anda. Jika jurnal menerapkan double-blind review, pastikan identitas penulis di dalam file naskah sudah dihapus (anonymized).
4. Mengisi Metadata Riset
Masukkan judul, abstrak, dan kata kunci. Tambahkan seluruh nama penulis pembantu (co-authors) beserta email dan afiliasinya. Pengisian metadata yang akurat sangat membantu visibilitas artikel Anda di kemudian hari.
5. Review dan Konfirmasi
Cek kembali daftar file yang diunggah. Jika sudah sesuai, klik Finish Submission. Anda akan menerima nomor ID naskah sebagai tanda bukti cara mensubmit jurnal ilmiah telah berhasil dilakukan.
Tindak Lanjut Setelah Naskah Dikirim
Setelah tombol submit diklik, tugas Anda belum selesai. Anda akan menghadapi beberapa kemungkinan:
- Desk Rejection: Naskah ditolak editor karena masalah format atau scope.
- Peer Review: Naskah dikirim ke reviewer untuk dinilai substansinya.
- Revision Required: Anda diminta memperbaiki naskah. Lakukan revisi sesegera mungkin sesuai komentar reviewer.
Jika Anda kesulitan dalam proses revisi atau ingin naskah cepat terbit, Anda bisa menggunakan layanan profesional di Publikasi Indonesia yang menyediakan pendampingan hingga naskah dinyatakan Accepted.
Kesalahan Fatal Saat Submit Jurnal
Hindari hal-hal berikut agar kredibilitas Anda sebagai peneliti tetap terjaga:
- Multiple Submission: Mengirim satu naskah ke dua jurnal berbeda secara bersamaan. Ini adalah pelanggaran etika berat.
- Mengabaikan Template: Editor sangat tidak menyukai naskah yang berantakan dan tidak sesuai format.
- Data Penulis Tidak Lengkap: Tidak mencantumkan afiliasi atau email korespondensi yang aktif.
FAQ
1. Affiliation di jurnal diisi apa?
Afiliasi diisi dengan nama institusi tempat Anda bernaung, misalnya “Universitas Indonesia” atau “Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)”.
2. Apa itu afiliasi dalam jurnal?
Afiliasi adalah organisasi atau institusi tempat penulis bekerja atau menempuh studi yang bertanggung jawab atas riset tersebut.
3. Berapa biaya publikasi jurnal Sinta 1?
Biaya atau Article Processing Charge (APC) untuk Sinta 1 berkisar antara Rp 2.000.000 hingga Rp 7.000.000, tergantung kebijakan masing-masing pengelola jurnal.
4. Apakah naskah yang ditolak bisa dikirim lagi?
Bisa, asalkan Anda sudah memperbaikinya sesuai saran penolakan dan mengirimkannya ke jurnal yang berbeda.
5. Bagaimana cara membedakan jurnal predator?
Cek apakah jurnal tersebut memiliki proses review yang transparan dan terindeks di database resmi seperti SINTA, DOAJ, atau Scopus.


