Cara mensubmit jurnal ilmiah adalah langkah mengunggah naskah riset ke platform pengelola jurnal (seperti OJS) untuk melewati tahap seleksi editor dan mitra bestari. Proses ini meliputi registrasi akun, pengisian metadata artikel (judul, abstrak, afiliasi), serta pengunggahan file naskah sesuai template jurnal tujuan. Agar peluang diterima (accepted) meningkat, Anda harus memastikan naskah sudah sesuai dengan scope jurnal dan bebas plagiarisme. Artikel ini akan mengupas tuntas cara mensubmit jurnal ilmiah agar naskah Anda siap bersaing di level nasional (Sinta) maupun internasional (Scopus).
Daftar Isi
Publikasi bukan sekadar menyebarkan hasil riset, melainkan bukti kontribusi nyata dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Bagi dosen, ini adalah syarat kenaikan jabatan fungsional. Bagi mahasiswa, publikasi sering menjadi syarat kelulusan program magister maupun doktoral. Memahami cara mensubmit jurnal ilmiah yang efektif akan menghemat waktu Anda dari penolakan administratif yang sia-sia.
Banyak naskah ditolak bahkan sebelum dibaca oleh reviewer karena kurang persiapan. Perhatikan poin berikut:
Mayoritas jurnal di Indonesia menggunakan sistem OJS (Open Journal Systems). Berikut adalah tahapan teknisnya:
Akses website jurnal tujuan, klik menu Register. Isi data diri lengkap. Penting untuk mencantumkan Afiliasi (nama institusi/universitas) dan ORCID ID agar data Anda terindeks dengan baik di Google Scholar.
Setelah login, pilih New Submission. Di sini Anda harus memilih bahasa naskah dan mencentang pernyataan bahwa naskah tersebut asli serta tidak sedang dikirim ke jurnal lain.
Pilih jenis file “Article Text” dan unggah naskah Anda. Jika jurnal menerapkan double-blind review, pastikan identitas penulis di dalam file naskah sudah dihapus (anonymized).
Masukkan judul, abstrak, dan kata kunci. Tambahkan seluruh nama penulis pembantu (co-authors) beserta email dan afiliasinya. Pengisian metadata yang akurat sangat membantu visibilitas artikel Anda di kemudian hari.
Cek kembali daftar file yang diunggah. Jika sudah sesuai, klik Finish Submission. Anda akan menerima nomor ID naskah sebagai tanda bukti cara mensubmit jurnal ilmiah telah berhasil dilakukan.
Setelah tombol submit diklik, tugas Anda belum selesai. Anda akan menghadapi beberapa kemungkinan:
Jika Anda kesulitan dalam proses revisi atau ingin naskah cepat terbit, Anda bisa menggunakan layanan profesional di Publikasi Indonesia yang menyediakan pendampingan hingga naskah dinyatakan Accepted.
Hindari hal-hal berikut agar kredibilitas Anda sebagai peneliti tetap terjaga:
1. Affiliation di jurnal diisi apa?
Afiliasi diisi dengan nama institusi tempat Anda bernaung, misalnya “Universitas Indonesia” atau “Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)”.
2. Apa itu afiliasi dalam jurnal?
Afiliasi adalah organisasi atau institusi tempat penulis bekerja atau menempuh studi yang bertanggung jawab atas riset tersebut.
3. Berapa biaya publikasi jurnal Sinta 1?
Tidak ada tarif tunggal. Besaran Article Processing Charge (APC) untuk Sinta 1 ditentukan oleh kebijakan masing-masing pengelola jurnal, apakah jurnal juga terindeks Scopus atau WoS, serta kebutuhan naskah seperti proofread dan translate ke bahasa Inggris. Cara paling akurat adalah mengecek halaman Author Fees jurnal tujuan atau menilai kondisi naskah Anda terlebih dahulu. Kalau ingin gambaran cepat sesuai naskah, Anda bisa meminta estimasinya lewat konsultasi gratis via WhatsApp.
4. Apakah naskah yang ditolak bisa dikirim lagi?
Bisa, asalkan Anda sudah memperbaikinya sesuai saran penolakan dan mengirimkannya ke jurnal yang berbeda.
5. Bagaimana cara membedakan jurnal predator?
Cek apakah jurnal tersebut memiliki proses review yang transparan dan terindeks di database resmi seperti SINTA, DOAJ, atau Scopus.
Publikasi Indonesia merupakan lembaga publikasi ilmiah yang berfokus pada pendampingan penulis dalam proses publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.