Publikasi pada jurnal SINTA 2 bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan bagian dari rekam jejak akademik yang menentukan arah karier dosen dan peneliti.
Dalam sistem penilaian kinerja perguruan tinggi, publikasi pada jurnal terakreditasi nasional peringkat 2 memiliki kontribusi signifikan terhadap penilaian KUM, kenaikan jabatan fungsional, serta penguatan reputasi institusi.
Jurnal SINTA 2 berada pada kategori selektif dengan standar evaluasi substansi, metodologi, kebaruan penelitian, serta konsistensi sitasi yang ketat.
Oleh karena itu, proses publikasi tidak dapat dipandang sebagai tahapan administratif semata, melainkan sebagai proses akademik yang membutuhkan ketelitian, kedalaman analisis, dan kepatuhan terhadap standar ilmiah.
Kompleksitas Proses Editorial Jurnal SINTA 2

Setiap naskah yang dikirimkan ke jurnal SINTA 2 akan melalui tahapan seleksi awal oleh editor, dilanjutkan dengan proses peer review oleh reviewer yang kompeten di bidangnya.
Evaluasi mencakup kesesuaian ruang lingkup, kekuatan argumentasi ilmiah, validitas data, hingga integritas sitasi.
Tingkat penolakan pada jurnal peringkat ini relatif tinggi. Banyak naskah yang secara substansi baik namun belum memenuhi standar teknis atau belum memiliki positioning novelty yang kuat.
Tantangan ini menjadi alasan mengapa proses pendampingan yang sistematis sangat diperlukan, terutama bagi akademisi yang menargetkan publikasi dalam waktu terukur.
Publikasi Jurnal Sinta 2

Seperti yang kita ketahui bahwa sangat jarang sekali Jurnal Nasional yang terindeks Sinta ini bisa terbit dengan cepat. Biasanya, waktu paling cepat berkisar antara 6 bulan – 1 tahun lamanya.
Hal ini karena Jurnal Nasional yang terindeks Sinta, terbit secara berkala, yaitu 4 bulan sekali, 6 bulan sekali dan bahkan ada yang 1 tahun sekali.
Nah, agar naskah Jurnal milik kamu cepat terbit di Jurnal Sinta, maka kamu membutuhkan Jasa Pendampingan Publikasi Jurnal Sinta yang terbit setiap bulan.
Dengan adanya kami, naskah jurnal bisa terbit dengan cepat di Jurnal Sinta 2, 3, 4, 5 & 6 bukan impian semata lagi.
Untuk setiap bulannya, kami hanya menerbitkan 20 naskah saja. Dan untuk bulan ini, hanya tersisa 4 penerbitan naskah saja. Jika kamu berhasil mendapatkannya, kemungkinan besar naskahmu akan terbit bulan ini di tahun 2025.
Kami menerima semua rumpun ilmu, mulai dari Agama, Ekonomi, Sastra, Kesehatan, Psikologi, Sosial dan lain sebagainya.
FYI : Khusus bulan Ini, kami mengadakan promo bagi para pengunjung web publikasiindonesia.id yang ingin menerbitkan Jurnal Sinta.
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasikan melalui Whatsapp di bawah ini!
Standar Evaluasi dan Kriteria Penilaian

Dalam praktik editorial jurnal SINTA 2, terdapat beberapa aspek utama yang menjadi perhatian reviewer.
1. Kekuatan Substansi dan Kebaruan
Artikel harus memiliki kontribusi ilmiah yang jelas. Penelitian yang bersifat repetitif tanpa pengembangan teori atau tanpa konteks baru cenderung sulit diterima.
2. Ketepatan Metodologi
Metode penelitian harus relevan dengan tujuan penelitian, memiliki validitas yang dapat dipertanggungjawabkan, serta dijelaskan secara transparan.
3. Kualitas Referensi dan Sitasi
Mayoritas jurnal SINTA 2 mensyaratkan penggunaan referensi primer dan terkini, terutama dari jurnal bereputasi. Ketidakkonsistenan format sitasi menjadi salah satu penyebab umum revisi mayor.
4. Kesesuaian Template dan Struktur
Banyak naskah ditolak pada tahap awal karena tidak mengikuti template jurnal secara presisi. Detail teknis seperti sistematika penulisan, gaya referensi, dan format tabel sering menjadi kendala.
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasikan melalui Whatsapp di bawah ini!
Peran Lembaga Pendampingan Publikasi Ilmiah Nasional

Sebagai lembaga pendampingan publikasi ilmiah berbasis sistem, kami hadir untuk memastikan setiap naskah melalui proses evaluasi internal sebelum masuk ke tahap submission jurnal.
Pendekatan yang digunakan bukan sekadar proofreading, melainkan pendampingan substansi secara terstruktur.
Proses ini dilakukan melalui beberapa tahapan akademik yang terintegrasi.
1. Tahap Evaluasi Awal Naskah
Naskah dianalisis untuk menilai kelayakan publikasi, kesesuaian target jurnal, serta potensi revisi yang dibutuhkan. Tahapan ini menjadi fondasi untuk menentukan strategi submission.
2. Tahap Penyempurnaan Substansi dan Metodologi
Tim editorial melakukan telaah mendalam terhadap argumentasi, konsistensi teori, serta kejelasan metode penelitian. Jika diperlukan, dilakukan penguatan pada bagian diskusi agar memiliki nilai kontribusi yang lebih kuat.
3. Penyesuaian Template dan Standar Teknis
Naskah disesuaikan dengan template jurnal tujuan secara presisi untuk menghindari desk rejection akibat kesalahan teknis.
4. Monitoring Proses Editorial
Setelah submission, proses monitoring dilakukan hingga tahap review dan revisi. Pendampingan tetap diberikan selama proses komunikasi dengan editor berlangsung.
Struktur Organisasi dan Sistem Kerja Lembaga

Sebagai konsultan nasional skala besar di bidang publikasi ilmiah, lembaga ini memiliki struktur organisasi yang dirancang untuk menjaga kualitas layanan akademik.
Terdapat Direktorat Akademik yang bertanggung jawab terhadap kebijakan pendampingan ilmiah, Divisi Editorial yang menangani penyempurnaan naskah, Divisi Quality Control yang memastikan kesesuaian standar, serta Divisi Monitoring Publikasi yang mengawal proses submission hingga keputusan akhir jurnal.
Sistem kerja berbasis SOP internal diterapkan untuk menjaga konsistensi kualitas. Setiap naskah terdokumentasi dalam sistem monitoring sehingga prosesnya transparan dan terukur.
Komitmen terhadap Etika Publikasi Ilmiah

Dalam menjalankan pendampingan, kami menjunjung tinggi prinsip etika publikasi. Lembaga tidak melakukan intervensi terhadap kebijakan editorial jurnal, tidak memanipulasi sistem review, serta tidak menjanjikan kelulusan tanpa melalui proses akademik yang sah.
Pendampingan dilakukan dengan mengedepankan peningkatan kualitas naskah, bukan bypass prosedur jurnal. Integritas akademik menjadi prinsip utama dalam setiap proses kerja.
Dampak Publikasi SINTA 2 terhadap Reputasi Akademik

Publikasi pada jurnal SINTA 2 memberikan dampak langsung terhadap peningkatan portofolio akademik dosen dan peneliti. Selain mendukung kenaikan jabatan fungsional, publikasi ini juga memperkuat posisi institusi dalam pemeringkatan nasional.
Dalam konteks kelembagaan, konsistensi publikasi pada jurnal bereputasi mencerminkan budaya riset yang sehat dan berkelanjutan.
Kesimpulan
Publikasi jurnal SINTA 2 merupakan langkah strategis dalam membangun rekam jejak akademik yang kredibel, terukur, dan berdaya saing nasional. Standar seleksi yang ketat, proses review yang komprehensif, serta tuntutan substansi ilmiah yang kuat menjadikan publikasi pada level ini tidak dapat disiapkan secara instan atau tanpa perencanaan yang matang.
Melalui pendekatan sistematis, evaluasi berbasis standar akademik, serta pendampingan yang menjunjung tinggi etika publikasi, proses menuju terbit di jurnal SINTA 2 dapat dijalankan secara lebih terarah dan profesional. Fokus utama bukan sekadar “terbit”, melainkan memastikan karya ilmiah memiliki kualitas yang layak diakui dan memberi kontribusi nyata terhadap pengembangan ilmu pengetahuan.
Dengan strategi yang tepat, struktur kerja yang jelas, dan komitmen terhadap mutu, publikasi jurnal SINTA 2 bukan lagi sekadar target administratif, tetapi menjadi investasi akademik jangka panjang yang memperkuat reputasi individu maupun institusi.
FAQ
Apakah publikasi di jurnal SINTA 2 memiliki kontribusi signifikan terhadap KUM?
Publikasi pada jurnal SINTA 2 memiliki bobot nilai yang kuat dalam sistem penilaian angka kredit dosen, khususnya untuk kenaikan jabatan fungsional.
Berapa lama proses publikasi di jurnal SINTA 2?
Durasi publikasi bergantung pada kebijakan masing-masing jurnal, termasuk lamanya proses review dan revisi. Rata-rata proses berlangsung beberapa bulan hingga terbit.
Apakah semua naskah dapat diterima di jurnal SINTA 2?
Setiap naskah tetap melalui proses seleksi dan peer review. Penerimaan bergantung pada kualitas substansi, metodologi, serta kesesuaian dengan ruang lingkup jurnal.
Apa manfaat menggunakan pendampingan publikasi?
Pendampingan membantu memastikan naskah telah memenuhi standar akademik dan teknis sebelum submission, sehingga potensi revisi dapat diminimalkan.



