Mencari jurnal komunikasi Sinta 4 yang tepat sering jadi tahap paling membingungkan dalam proses publikasi bukan karena daftarnya sulit ditemukan, tapi karena kebanyakan daftar yang beredar tidak menjelaskan bagaimana cara memverifikasinya, berapa biayanya, atau seberapa cocok jurnal itu dengan naskahmu.
Artikel ini disusun untuk menjawab kebutuhan itu secara lebih lengkap: bukan cuma daftar nama jurnal, tapi juga cara mengecek status akreditasinya secara resmi, kriteria memilih jurnal yang scope-nya benar-benar sesuai, estimasi biaya dan waktu review yang realistis, serta kesalahan-kesalahan yang paling sering membuat naskah bidang komunikasi ditolak di tahap screening.
Yang akan kamu temukan di artikel ini: 30 jurnal komunikasi Sinta 4 beserta fokus kajiannya, cara verifikasi resmi lewat portal SINTA, kriteria memilih jurnal yang tepat, nilai KUM dan estimasi biaya publikasi, checklist sebelum submit, serta kesalahan umum yang wajib dihindari.
Daftar Isi
Sinta 4 berada di level menengah pada sistem akreditasi ARJUNA, dengan skor evaluasi berkisar 50 sampai 60. Dibanding Sinta 1 sampai 3, standar penulisan dan tingkat selektivitas reviewnya jauh lebih accessible, sementara waktu review biasanya lebih singkat.
🏆
Nilai KUM 15 Poin
Per artikel, berlaku untuk BKD & kenaikan jabatan fungsional
⏱️
Review Lebih Cepat
Umumnya 2 sampai 6 minggu untuk tahap awal review
💰
APC Relatif Ringan
Besarannya mengikuti kebijakan tiap pengelola jurnal, sebagian bahkan gratis
🎓
Terbuka untuk S1
Termasuk hasil skripsi, disarankan dosen jadi co-author
Sebelum memilih dari daftar manapun (termasuk daftar di artikel ini), lakukan verifikasi langsung. Ini langkah yang paling sering dilewatkan padahal paling penting:
Kunjungi sinta.kemdiktisaintek.go.id/journals ini satu-satunya sumber yang valid untuk memverifikasi status akreditasi jurnal.
Di panel pencarian, pilih Grade S4, lalu ketik kata kunci seperti “komunikasi”, “media”, atau “penyiaran” untuk mempersempit hasil sesuai fokus naskahmu.
Perhatikan masa berlaku akreditasi dan status: pastikan tertulis Active, bukan Expired. Setiap jurnal terakreditasi punya nomor SK resmi yang bisa dicek keasliannya.
Cek konsistensi terbitan (idealnya minimal 2 edisi per tahun), kualitas artikel yang sudah terbit, dan kejelasan Author Guidelines sebelum memutuskan submit.
Berbeda dari daftar kebanyakan yang cuma mencantumkan nama, berikut kami tambahkan gambaran fokus kajian tiap jurnal supaya kamu bisa langsung menyaring mana yang paling relevan dengan topik naskahmu. Tetap verifikasi status dan link OJS terkini via portal SINTA sebelum submit.
| No | Nama Jurnal | Fokus Kajian |
|---|---|---|
| 1 | Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi | Komunikasi antarpersonal & media massa |
| 2 | Jurnal Komunikasi Nusantara | Komunikasi sosial & budaya lokal |
| 3 | Tematik: Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi | Teknologi & sistem informasi komunikasi |
| 4 | Jurnal Pustaka Komunikasi | Kajian pustaka & teori komunikasi |
| 5 | Jurnal Komunikasi Hukum | Irisan komunikasi & isu hukum |
| 6 | JTIK: Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi | Komunikasi digital & teknologi |
| 7 | Medium: Jurnal Ilmiah Fakultas Ilmu Komunikasi | Kajian umum ilmu komunikasi |
| 8 | Semiotika: Jurnal Komunikasi | Analisis semiotik & tanda dalam media |
| 9 | Jurnal Ilmiah Kesehatan Masyarakat: Media Komunikasi Komunitas Kesehatan | Komunikasi kesehatan masyarakat |
| 10 | Wacana: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi | Wacana media & kajian komunikasi kontemporer |
| No | Nama Jurnal | Fokus Kajian |
|---|---|---|
| 11 | Resistor (Elektronika Kendali Telekomunikasi Tenaga Listrik Komputer) | Telekomunikasi & elektronika terapan |
| 12 | Jurnal Komunika: Jurnal Komunikasi, Media dan Informatika | Media digital & informatika komunikasi |
| 13 | Expose: Jurnal Ilmu Komunikasi | Jurnalistik & produksi media |
| 14 | Jurnal Komunikasi Pembangunan | Komunikasi pembangunan & pemberdayaan masyarakat |
| 15 | Media Komunikasi FPIPS | Komunikasi dalam konteks pendidikan sosial |
| 16 | Jurnal Communio: Jurnal Jurusan Ilmu Komunikasi | Kajian umum ilmu komunikasi |
| 17 | Warta Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia | Perkembangan profesi & keilmuan komunikasi |
| 18 | Common: Jurnal Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP Unikom | Komunikasi media & organisasi |
| 19 | Judikatif: Jurnal Desain Komunikasi Kreatif | Desain komunikasi visual & kreatif |
| 20 | Jurnal Spektrum Komunikasi | Kajian umum media & komunikasi |
| No | Nama Jurnal | Fokus Kajian |
|---|---|---|
| 21 | Calathu: Jurnal Ilmu Komunikasi | Komunikasi media & masyarakat |
| 22 | Komunika: Jurnal Ilmu Komunikasi | Jurnalistik, media digital & kolaborasi AI |
| 23 | Masyarakat Telematika dan Informasi: Jurnal Penelitian TIK | Teknologi informasi & komunikasi terapan |
| 24 | Commed: Jurnal Komunikasi dan Media | Media massa & komunikasi digital |
| 25 | At Tabsyir: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam | Komunikasi dakwah & penyiaran Islam |
| 26 | Jurnal Indonesia: Manajemen Informatika dan Komunikasi | Manajemen informasi & komunikasi |
| 27 | Komunikasi: Jurnal Komunikasi | Kajian umum ilmu komunikasi |
| 28 | Cendekia: Media Komunikasi Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Islam | Komunikasi & pendidikan Islam |
| 29 | Diakom: Jurnal Media dan Komunikasi | Media & komunikasi kontemporer |
| 30 | Jurnal Ilmu Komunikasi UHO: Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi | Penelitian komunikasi & informasi regional |
Naskah yang bagus bisa tetap ditolak kalau salah pilih jurnal. Berikut kriteria yang perlu dicocokkan sebelum submit:
| Kriteria | Yang Perlu Dicek |
|---|---|
| 🎯 Kesesuaian Scope | Baca Aims & Scope, jangan hanya menebak dari nama jurnal |
| 📅 Status Akreditasi | Pastikan “Active”, cek tanggal berakhirnya masa akreditasi |
| 🔄 Konsistensi Terbit | Minimal 2 edisi per tahun, tepat waktu tanpa keterlambatan panjang |
| 💵 Biaya APC | Konfirmasi ke editor sebelum submit, jangan asumsi gratis |
| 📝 Kejelasan Author Guidelines | Template, gaya sitasi, dan batas kata tertulis jelas di OJS |
Naskah tentang komunikasi organisasi dikirim ke jurnal berfokus komunikasi dakwah, misalnya. Editor sering langsung desk reject tanpa masuk tahap review.
Similarity di atas 20% (via Turnitin/iThenticate) hampir selalu jadi alasan penolakan otomatis di jurnal terakreditasi.
Gunakan referensi maksimal 5 sampai 10 tahun terakhir, terutama dari jurnal bereputasi bukan buku teks lama atau blog.
Mengandalkan daftar lama dari internet tanpa cek ulang status “Active” bisa berujung submit ke jurnal yang akreditasinya sudah kedaluwarsa.
☑ Scope artikel sesuai dengan Aims & Scope jurnal yang dituju
☑ Template dan gaya sitasi sudah sesuai selingkung jurnal
☑ Similarity di bawah 20% (sudah dicek Turnitin/iThenticate)
☑ Referensi mayoritas terbitan 5 sampai 10 tahun terakhir
☑ Status akreditasi jurnal sudah dicek dan masih Active
☑ Biaya APC sudah dikonfirmasi ke editor sebelum submit
✨ Pendampingan Publikasi Indonesia
Ceritakan kondisi naskahmu, kami bantu perkirakan komponen biayanya dan cocokkan dengan jurnal komunikasi Sinta 4 yang scope-nya benar-benar sesuai bukan asal kirim.
💼 Yang kamu dapatkan:
Kami sudah mendampingi ribuan naskah dosen dan mahasiswa dari berbagai rumpun ilmu, termasuk komunikasi, hingga terbit di jurnal terakreditasi SINTA.
Memilih jurnal komunikasi Sinta 4 yang tepat bukan cuma soal mengambil nama dari daftar terpanjang yang bisa kamu temukan. Yang menentukan naskahmu diterima atau ditolak adalah kecocokan scope, status akreditasi yang masih aktif, dan kesiapan naskah itu sendiri.
Gunakan 30 jurnal di atas sebagai titik awal, tapi selalu verifikasi ulang lewat portal resmi SINTA, cocokkan Aims & Scope-nya, dan pastikan naskahmu sudah lolos checklist sebelum menekan tombol submit.
Publikasi di jurnal Sinta 4 memberikan nilai KUM 15 poin per artikel, berlaku untuk BKD tahunan dan pengajuan kenaikan jabatan fungsional dosen dari Asisten Ahli ke Lektor.
Tidak ada satu angka pasti karena besarannya ditentukan kebijakan APC tiap pengelola jurnal. Ada jurnal Sinta 4 yang menggratiskan publikasi, ada pula yang memungut APC dengan besaran berbeda-beda tergantung scope jurnal, kesesuaian naskah dengan template, kebutuhan editing atau proofread, serta target waktu terbit. Cara paling akurat adalah menanyakan langsung ke editor jurnal yang dituju, atau minta bantuan estimasi untuk naskahmu sebelum submit.
Umumnya 2 sampai 6 minggu untuk tahap review awal, meski bisa lebih lama tergantung kompleksitas naskah dan ketersediaan reviewer.
Bisa, termasuk dari hasil penelitian skripsi. Disarankan menyertakan dosen pembimbing sebagai co-author untuk meningkatkan kredibilitas naskah dan peluang diterima reviewer.
Ciri jurnal predator: tidak terdaftar resmi di SINTA, website terlihat tidak profesional, menjanjikan publikasi sangat cepat tanpa proses review, dan meminta biaya tidak wajar tanpa kejelasan proses. Selalu cek dulu di sinta.kemdiktisaintek.go.id sebelum submit.
Publikasi Indonesia merupakan lembaga publikasi ilmiah yang berfokus pada pendampingan penulis dalam proses publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.