Template jurnal SINTA 4 adalah format penulisan artikel ilmiah yang wajib diikuti penulis agar naskah sesuai standar jurnal terakreditasi SINTA peringkat 4.
Menggunakan template yang tepat sejak awal akan meningkatkan peluang artikel diterima dan mempercepat proses review.
Artikel ini membahas secara praktis apa itu template jurnal SINTA 4, mengapa penting, cara menggunakannya, hingga kesalahan yang sering terjadi dengan bahasa yang mudah dipahami oleh mahasiswa, dosen, dan peneliti
Apa Itu Template Jurnal SINTA 4?

Template jurnal SINTA 4 adalah panduan teknis penulisan yang disediakan oleh pengelola jurnal terakreditasi SINTA peringkat 4. Template ini mengatur struktur, gaya sitasi, tata letak, dan standar bahasa artikel ilmiah.
- Struktur artikel baku (Abstrak, Pendahuluan, Metode, Hasil, Pembahasan, Kesimpulan).
- Format font, spasi, margin, dan heading yang konsisten.
- Gaya sitasi dan daftar pustaka tertentu (APA, Chicago, IEEE, dll).
- Ketentuan bahasa (Indonesia atau Inggris akademik).
Template biasanya tersedia dalam format DOC/DOCX di website resmi jurnal tujuan.
Template Jurnal Sinta 4
Download Template Sinta 4 Dengan Klik Disini
Mengapa Template Jurnal SINTA 4 Penting?

Mengikuti template jurnal SINTA 4 bukan sekadar formalitas. Banyak naskah ditolak bukan karena kualitas riset, tetapi karena tidak sesuai format.
- Memudahkan editor dan reviewer membaca serta menilai artikel.
- Menunjukkan kepatuhan akademik terhadap standar jurnal.
- Mengurangi revisi teknis yang memakan waktu.
- Meningkatkan profesionalitas penulis, terutama bagi penulis pemula.
Bagi mahasiswa S1–S3 dan dosen, kepatuhan template sering menjadi syarat administratif kelulusan atau kenaikan jabatan.
Cara Kerja dan Proses Menggunakan Template Jurnal SINTA 4

1. Menentukan Jurnal Tujuan
Setiap jurnal SINTA 4 memiliki template berbeda. Pastikan jurnal sesuai bidang ilmu dan fokus riset Anda.
2. Mengunduh Template Resmi
Unduh template langsung dari website jurnal, bukan dari sumber tidak resmi.
3. Menyesuaikan Struktur Artikel
Isi template dengan konten riset Anda tanpa mengubah:
- Jenis font
- Ukuran heading
- Spasi dan margin
- Sistem sitasi
4. Menyesuaikan Gaya Bahasa Akademik
Gunakan bahasa ilmiah yang ringkas, objektif, dan berbasis data. Hindari opini personal tanpa rujukan.
5. Pemeriksaan Akhir
Sebelum submit, lakukan:
- Cek kesesuaian template
- Cek sitasi dan referensi
- Cek plagiarisme
Catatan penting: Beberapa penulis memilih melakukan penyesuaian template sejak awal penulisan agar tidak perlu revisi besar di tahap akhir.
Manfaat Utama Menggunakan Template Jurnal SINTA 4 dengan Benar

1. Menghemat Waktu Revisi
Editor tidak perlu mengembalikan naskah hanya karena kesalahan teknis.
2. Meningkatkan Kredibilitas Akademik
Artikel terlihat rapi, sistematis, dan sesuai standar jurnal nasional terakreditasi.
3. Memperbesar Peluang Publish
Artikel yang patuh template cenderung langsung masuk tahap review substansi.
4. Membantu Penulis Pemula
Template menjadi “kerangka aman” bagi mahasiswa yang baru pertama kali submit jurnal.
Pada tahap ini, bagi yang ingin prosesnya lebih terarah, beberapa penulis memilih pendampingan akademik untuk memastikan format, bahasa, dan substansi sudah selaras dengan standar jurnal SINTA 4.
Kesalahan Umum dalam Menggunakan Template Jurnal SINTA 4

1. Tidak Menggunakan Template Terbaru
Template bisa diperbarui. Menggunakan versi lama berisiko ditolak administratif.
2. Mengubah Format Dasar
Mengganti font, spasi, atau heading tanpa izin jurnal adalah kesalahan fatal.
3. Sitasi Tidak Konsisten
Isi artikel sudah bagus, tetapi gaya sitasi tidak sesuai panduan jurnal.
4. Terlalu Fokus Format, Lupa Substansi
Template penting, tetapi kualitas metodologi dan pembahasan tetap penentu utama.
Kesimpulan
Template jurnal SINTA 4 adalah fondasi teknis yang menentukan kelancaran proses publikasi artikel ilmiah.
Dengan menggunakan template resmi, mengikuti struktur dengan disiplin, dan menjaga kualitas isi, peluang artikel diterima akan jauh lebih besar. Template bukan sekadar dokumen, tetapi alat bantu strategis dalam publikasi akademik.
Bagi penulis yang ingin hasilnya lebih konsisten dan minim revisi, pendekatan terstruktur sejak awal menjadi kunci.
FAQ
1. Apakah semua jurnal SINTA 4 menggunakan template yang sama?
Tidak. Setiap jurnal memiliki template sendiri meskipun strukturnya mirip.
2. Apakah artikel bagus bisa ditolak karena template?
Ya. Banyak jurnal menolak naskah di tahap awal karena tidak sesuai template.
3. Kapan sebaiknya menyesuaikan template?
Sejak awal penulisan agar tidak perlu revisi besar di akhir.
4. Apakah template SINTA 4 berbeda dengan SINTA 2 atau 3?
Secara teknis mirip, tetapi standar seleksi, gaya bahasa, dan kedalaman analisis biasanya berbeda.
5. Apakah boleh meminta bantuan profesional untuk penyesuaian template?
Boleh. Beberapa penulis memilih layanan pendampingan agar artikel lebih rapi dan sesuai standar jurnal tujuan.


