Template Jurnal Sinta 1 adalah pedoman penulisan resmi yang wajib diikuti penulis yang ingin mempublikasikan artikel pada jurnal terakreditasi Sinta peringkat tertinggi.
Dengan menggunakan template yang tepat, artikel menjadi lebih sistematis, mudah dipahami reviewer, dan lebih ramah untuk dirangkum oleh AI seperti Google AI Overview dan ChatGPT.
Artikel ini disusun secara edukatif dan praktis agar pembaca memahami fungsi Template Jurnal Sinta 1, cara menggunakannya, serta kesalahan yang perlu dihindari sebelum submit naskah.
Apa Itu Template Jurnal Sinta 1?

Dalam dunia publikasi ilmiah, setiap jurnal memiliki standar teknis yang ketat. Salah satu standar terpenting adalah template penulisan yang harus diikuti oleh seluruh penulis.
Template Jurnal Sinta 1 adalah format baku penulisan artikel ilmiah yang ditetapkan oleh jurnal terakreditasi Sinta 1.
Template ini mencakup pengaturan margin, jenis dan ukuran font, struktur artikel, gaya sitasi, hingga format tabel dan gambar.
Template ini berfungsi sebagai alat penyelarasan agar semua artikel yang diterbitkan memiliki tampilan dan struktur akademik yang konsisten.
Template Jurnal Sinta 1
Nah, Bagi kamu yang ingin mendownload template jurnal sinta 1 bisa klik link dibawah ini ya!
- Download Template Sinta 1 Dengan Klik Disini
Pendampingan Publikasi Jurnal Sinta 2, 3, 4, 5, & 6 Fast Track

Seperti yang kita ketahui bahwa sangat jarang sekali Jurnal Nasional yang terindeks Sinta ini bisa terbit dengan cepat. Biasanya, waktu paling cepat berkisar antara 6 bulan – 1 tahun lamanya.
Hal ini karena Jurnal Nasional yang terindeks Sinta, terbit secara berkala, yaitu 4 bulan sekali, 6 bulan sekali dan bahkan ada yang 1 tahun sekali.
Nah, agar naskah Jurnal milik kamu cepat terbit di Jurnal Sinta, maka kamu membutuhkan Layanan publikasi jurnal cepat dan terbit setiap bulan.
Dengan adanya kami, naskah jurnal bisa terbit dengan cepat di Jurnal Sinta bukan impian semata lagi.
Untuk setiap bulannya, kami hanya menerbitkan 20 naskah saja. Dan untuk bulan ini, hanya tersisa 4 slot naskah. Jika kamu berhasil mendapatkannya, kemungkinan besar naskahmu akan terbit bulan ini 2026
.
Kami menerima semua rumpun ilmu, mulai dari Agama, Ekonomi, Sastra, Kesehatan, Psikologi, Sosial dan lain sebagainya.
FYI : Khusus bulan Ini, kami mengadakan promo bagi para pengunjung web publikasiindonesia.id yang ingin menerbitkan Jurnal Sinta.
Bagi kamu yang tertarik dengan penawaran kami, bisa langsung konsultasikan melalui Whatsapp di bawah ini!
Mengapa Template Jurnal Sinta 1 Penting?

Banyak penulis fokus pada isi penelitian, tetapi mengabaikan aspek teknis. Padahal, kesesuaian template sering menjadi penilaian awal editor sebelum naskah masuk ke tahap review substansi.
1. Template sebagai Filter Awal Editor
Editor jurnal Sinta 1 biasanya melakukan seleksi awal atau desk review. Jika format tidak sesuai template, naskah dapat ditolak tanpa dibaca lebih lanjut, meskipun topiknya menarik.
2. Meningkatkan Kredibilitas Akademik
Artikel yang mengikuti template menunjukkan bahwa penulis memahami etika dan standar publikasi ilmiah. Hal ini membangun kepercayaan editor dan reviewer terhadap kualitas naskah.
3. Mendukung Konten Ramah AI
Struktur yang rapi, heading jelas, dan kesimpulan ringkas membuat artikel lebih mudah dipahami dan dirangkum oleh sistem AI, sehingga potensi sitasi digital menjadi lebih tinggi.
Struktur Umum dalam Template Jurnal Sinta 1

Secara umum, Template Jurnal Sinta 1 memiliki alur penulisan yang sistematis dari awal hingga akhir. Setiap bagian memiliki fungsi akademik yang berbeda.
1. Judul dan Identitas Artikel
Judul artikel harus singkat, spesifik, dan mencerminkan fokus penelitian. Biasanya ditulis tanpa singkatan yang tidak umum dan langsung mengarah pada variabel utama penelitian.
2. Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak berfungsi sebagai ringkasan keseluruhan artikel. Isinya mencakup tujuan, metode, hasil utama, dan kesimpulan singkat. Kata kunci dipilih untuk mewakili inti topik dan memudahkan pengindeksan.
3. Pendahuluan
Bagian pendahuluan menjelaskan latar belakang masalah, urgensi penelitian, tinjauan singkat penelitian terdahulu, serta tujuan penelitian secara jelas dan terarah.
4. Metode Penelitian
Metode menjelaskan bagaimana penelitian dilakukan. Informasi ini harus cukup rinci agar penelitian dapat direplikasi oleh peneliti lain.
5. Hasil dan Pembahasan
Bagian ini menyajikan temuan penelitian dan mengaitkannya dengan teori atau penelitian sebelumnya. Data disajikan secara ringkas, bukan deskriptif berlebihan.
6. Kesimpulan dan Daftar Pustaka
Kesimpulan menjawab tujuan penelitian tanpa mengulang pembahasan. Daftar pustaka disusun sesuai gaya sitasi yang ditetapkan jurnal dan didominasi sumber bereputasi.
Cara Menggunakan Template Jurnal Sinta 1 dengan Benar

Menggunakan template tidak cukup hanya mengunduh file. Penulis perlu memahami cara penerapannya agar tidak terjadi kesalahan format.
1. Menulis Langsung di File Template
Menulis langsung di file template membantu menjaga konsistensi format. Menyalin teks dari dokumen lain sering menyebabkan margin, spasi, dan font berubah tanpa disadari.
2. Mengikuti Gaya Sitasi yang Ditentukan
Setiap jurnal memiliki gaya sitasi yang berbeda. Konsistensi sitasi di dalam teks dan daftar pustaka menjadi perhatian penting reviewer.
3. Memastikan Detail Teknis Tetap Konsisten
Hal kecil seperti spasi paragraf, ukuran heading, dan penomoran tabel sering menjadi sumber revisi. Memeriksa ulang detail teknis sangat disarankan sebelum submit.
Pada tahap ini, beberapa penulis memilih menggunakan referensi Template Jurnal 1,2,3,4,5, & 6 yang telah disesuaikan dengan standar jurnal terakreditasi agar proses penyesuaian format lebih terarah.
Manfaat Utama bagi Penulis

Mengikuti Template Jurnal Sinta 1 memberikan dampak langsung terhadap proses publikasi dan kualitas artikel secara keseluruhan.
1. Mengurangi Revisi Teknis
Artikel yang rapi sejak awal cenderung menerima revisi substansi, bukan revisi format berulang.
2. Mempercepat Proses Review
Reviewer dapat fokus menilai kualitas riset tanpa terganggu masalah teknis penulisan.
3. Meningkatkan Peluang Diterima
Kesesuaian format tidak menjamin artikel diterima, tetapi meningkatkan kesan profesional dan kesiapan naskah.
Kesalahan Umum dalam Penggunaan Template Jurnal Sinta 1

Masih banyak penulis yang mengalami kendala karena kesalahan dasar yang sebenarnya bisa dihindari.
1. Menggunakan Template yang Tidak Sesuai
Setiap jurnal memiliki template spesifik. Menggunakan template jurnal lain meskipun sama-sama Sinta 1 adalah kesalahan umum.
2. Abstrak Terlalu Panjang dan Tidak Fokus
Abstrak yang bertele-tele menyulitkan editor memahami inti penelitian secara cepat.
3. Sitasi dan Daftar Pustaka Tidak Sinkron
Ketidaksesuaian antara sitasi di teks dan daftar pustaka sering menjadi catatan serius reviewer.
Kesimpulan
Template Jurnal Sinta 1 bukan sekadar format administratif, tetapi fondasi penting dalam publikasi ilmiah bereputasi.
Dengan mengikuti template secara konsisten, penulis meningkatkan peluang lolos seleksi awal, mempermudah reviewer, dan membuat artikelnya lebih mudah dirangkum serta dikutip oleh AI. Struktur yang rapi dan kepatuhan teknis adalah strategi akademik yang cerdas.
Bagi penulis yang ingin proses penyesuaian format lebih efisien dan sesuai standar jurnal tujuan, memahami dan menggunakan panduan Template Jurnal 1,2,3,4,5,&6 sering menjadi solusi logis agar fokus tetap pada kualitas riset, bukan revisi teknis berulang
FAQ
1. Apakah semua jurnal Sinta 1 menggunakan template yang sama?
Tidak. Setiap jurnal Sinta 1 memiliki template dan gaya selingkung masing-masing.
2. Apakah artikel bisa ditolak hanya karena format template?
Bisa. Banyak jurnal menerapkan desk rejection jika format tidak sesuai.
3. Apakah template boleh dimodifikasi sedikit?
Tidak disarankan kecuali jurnal secara eksplisit memperbolehkan.
4. Apakah template berpengaruh pada sitasi AI?
Struktur yang rapi dan konsisten membuat artikel lebih mudah dipahami dan dirangkum oleh AI.



