Submit jurnal Sinta 2 adalah proses pengajuan artikel ilmiah ke jurnal nasional terakreditasi peringkat 2 dalam sistem SINTA yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.
Proses ini dilakukan oleh dosen, peneliti, dan mahasiswa yang ingin meningkatkan rekam jejak akademik, biasanya menjelang kenaikan jabatan fungsional atau kelulusan studi.
Kamu perlu memahami kapan waktu terbaik submit, di mana menemukan jurnal yang sesuai, mengapa Sinta 2 memiliki standar tinggi, serta bagaimana strategi agar artikel kamu lolos peer review dan benar-benar terbit.
Apa Itu SINTA dan Mengapa Sinta 2 Penting?

Science and Technology Index atau SINTA adalah sistem indeksasi nasional yang mengukur kinerja publikasi ilmiah peneliti, institusi, dan jurnal di Indonesia. SINTA mengelompokkan jurnal ke dalam enam peringkat, mulai dari Sinta 1 hingga Sinta 6.
Sinta 2 merupakan kategori jurnal nasional terakreditasi dengan kualitas tinggi, satu tingkat di bawah Sinta 1. Berdasarkan pedoman akreditasi ARJUNA dari Kemendikbudristek, jurnal Sinta 2 umumnya telah memiliki:
- Proses peer review ketat dan terdokumentasi
- DOI aktif dan terdaftar di Crossref
- Indeksasi di database nasional dan internasional
- Konsistensi terbit minimal dua kali setahun
Menurut data Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi tahun 2023, lebih dari 2.000 jurnal di Indonesia telah terakreditasi, dan sekitar 15 hingga 20 persen berada di kategori Sinta 2.
Ini menunjukkan bahwa persaingan cukup ketat, sehingga strategi submit jurnal Sinta 2 harus dipersiapkan secara matang.
Bagi dosen, publikasi di Sinta 2 memiliki nilai kredit signifikan dalam pengajuan jabatan fungsional. Bagi mahasiswa S2 dan S3, publikasi di jurnal Sinta 2 sering menjadi syarat kelulusan atau yudisium.
Perbedaan Sinta 2 dengan Peringkat Lain

Agar kamu lebih memahami target, berikut perbandingan ringkasnya:
- Sinta 1: Jurnal nasional bereputasi sangat tinggi, sering terindeks Scopus atau WoS.
- Sinta 2: Jurnal nasional unggul dengan standar review ketat dan manajemen profesional.
- Sinta 3 hingga 6: Kualitas baik hingga cukup, namun standar seleksi dan visibilitasnya lebih rendah.
Jika kamu ingin meningkatkan reputasi akademik dan peluang kolaborasi riset, submit jurnal Sinta 2 adalah pilihan strategis.
Syarat Umum Submit Jurnal Sinta 2

Sebelum mengirimkan artikel, kamu perlu memastikan beberapa hal berikut:
1. Kesesuaian Scope dan Fokus
Setiap jurnal Sinta 2 memiliki fokus bidang tertentu. Pastikan topik riset kamu benar-benar relevan. Editor biasanya langsung melakukan desk rejection jika artikel di luar scope.
Tips praktis:
- Baca minimal 5 artikel terbaru dari jurnal target.
- Analisis metode, gaya penulisan, dan pendekatan riset yang digunakan.
2. Struktur Artikel Sesuai Template
Sebagian besar jurnal Sinta 2 menggunakan format IMRAD:
- Introduction
- Methods
- Results
- Discussion
Beberapa jurnal juga mensyaratkan:
- Abstrak bilingual
- Referensi minimal 80 persen dari 10 tahun terakhir
- Sitasi dari jurnal bereputasi
Menurut pedoman Committee on Publication Ethics atau COPE, transparansi metode dan kejelasan data merupakan indikator utama integritas artikel ilmiah.
3. Originalitas dan Cek Plagiarisme
Mayoritas jurnal Sinta 2 menetapkan batas maksimal similarity index 20 persen, bahkan ada yang 15 persen. Gunakan Turnitin atau iThenticate sebelum submit.
Data dari laporan Elsevier Research Integrity 2022 menunjukkan bahwa sekitar 18 persen penolakan artikel di Asia Tenggara disebabkan oleh masalah etika publikasi dan plagiarisme.
Langkah-Langkah Submit Jurnal Sinta 2

Berikut alur umum yang perlu kamu ikuti:
1. Riset dan Seleksi Jurnal Target
Gunakan portal resmi SINTA untuk memverifikasi peringkat jurnal. Hindari hanya mengandalkan klaim di website jurnal.
Kamu bisa mengakses database melalui portal resmi Kemendikbudristek dan memeriksa:
- Status akreditasi
- Masa berlaku akreditasi
- Frekuensi terbit
2. Registrasi dan Submit via OJS
Sebagian besar jurnal Sinta 2 menggunakan sistem Open Journal Systems atau OJS. Prosesnya meliputi:
- Registrasi akun
- Upload manuscript utama
- Upload dokumen pendukung seperti surat pernyataan orisinalitas
Pastikan semua file sudah dalam format yang diminta, biasanya .docx dan PDF terpisah untuk blind review.
3. Proses Review dan Revisi
Proses review biasanya memakan waktu 4 hingga 12 minggu. Ada tiga kemungkinan keputusan:
- Accepted
- Minor revision
- Major revision
Menurut penelitian oleh Publons tahun 2021, rata-rata artikel ilmiah memerlukan 1 hingga 2 kali revisi sebelum diterima.
Jika kamu mendapatkan revisi, jangan panik. Balas komentar reviewer secara sistematis. Buat tabel respon reviewer yang menjelaskan perubahan di setiap bagian.
Strategi Agar Lolos Submit Jurnal Sinta 2

Agar peluang diterima lebih besar, kamu bisa menerapkan strategi berikut:
1. Gunakan Data Aktual dan Valid
Artikel dengan data terbaru cenderung lebih relevan. Gunakan sumber seperti:
- Badan Pusat Statistik
- Laporan World Bank
- Jurnal internasional bereputasi
Sertakan angka konkret. Misalnya, jika kamu meneliti UMKM digital, tampilkan data pertumbuhan persentase, bukan hanya opini.
2. Perkuat Landasan Teori
Mengutip teori dari tokoh kredibel akan meningkatkan otoritas tulisan. Misalnya, prinsip evidence based research yang ditekankan oleh John W.
Creswell dalam metode penelitian kuantitatif menegaskan pentingnya validitas instrumen dan analisis data yang sistematis.
Semakin kuat argumentasi berbasis teori dan data, semakin besar peluang artikel kamu lolos review.
3. Perhatikan Bahasa Akademik
Gunakan bahasa yang:
- Objektif
- Tidak emosional
- Tidak terlalu deskriptif tanpa analisis
Jika perlu, gunakan jasa proofreader atau rekan sejawat untuk melakukan peer checking sebelum Publikasi jurnal Sinta 2.
4. Bangun Rekam Jejak Publikasi Bertahap
Jika kamu belum pernah publikasi di jurnal terakreditasi, pertimbangkan memulai dari Sinta 3 atau 4. Setelah memahami pola review dan standar editor, kamu bisa naik level ke Sinta 2.
Strategi bertahap ini sering direkomendasikan oleh para asesor BKD dan reviewer nasional.
Estimasi Biaya dan Waktu Publikasi

Biaya submit jurnal Sinta 2 bervariasi. Ada jurnal yang gratis, namun banyak juga yang mengenakan Article Processing Charge antara Rp1.000.000 hingga Rp3.500.000.
Waktu dari submit hingga terbit bisa mencapai 3 hingga 8 bulan, tergantung antrian dan kualitas naskah.
Karena itu, jika kamu memiliki tenggat kelulusan atau kenaikan jabatan, rencanakan publikasi jauh hari sebelumnya.
Kesalahan Umum Saat Submit Jurnal Sinta 2
Hindari kesalahan berikut:
- Tidak membaca author guidelines
- Referensi tidak update
- Metode penelitian tidak dijelaskan rinci
- Data tidak konsisten antara tabel dan pembahasan
- Mengabaikan komentar reviewer
Ingat, reviewer bukan musuh. Mereka membantu meningkatkan kualitas artikel kamu.
Penutup
Submit jurnal Sinta 2 bukan sekadar mengirim artikel, tetapi membangun kredibilitas akademik dan reputasi profesional.
Dengan strategi yang tepat, persiapan matang, serta komitmen pada kualitas riset, peluang kamu untuk lolos review akan jauh lebih besar.
Sekarang giliran kamu. Evaluasi naskah yang sedang kamu kerjakan, cek kesesuaiannya dengan jurnal target, dan mulai siapkan submit jurnal Sinta 2 dengan lebih percaya diri.
Setiap artikel yang terbit adalah investasi jangka panjang untuk karier akademik dan kontribusi nyata bagi ilmu pengetahuan.
FAQ
1. Apa itu submit jurnal Sinta 2?
Submit jurnal Sinta 2 adalah proses pengajuan artikel ilmiah ke jurnal nasional terakreditasi peringkat 2 dalam sistem Science and Technology Index yang dikelola oleh Kemendikbudristek. Jurnal Sinta 2 memiliki standar review ketat dan kualitas manajemen publikasi yang tinggi.
2. Berapa lama proses submit jurnal Sinta 2 hingga terbit?
Rata-rata proses dari submit hingga terbit memakan waktu 3 hingga 8 bulan, tergantung antrian naskah dan hasil review. Tahap peer review biasanya berlangsung 4 hingga 12 minggu sebelum keputusan revisi atau diterima diberikan.
3. Apakah ada biaya untuk submit jurnal Sinta 2?
Sebagian jurnal Sinta 2 tidak memungut biaya, namun banyak yang menerapkan Article Processing Charge berkisar antara Rp1.000.000 hingga Rp3.500.000. Biaya ini umumnya dibayarkan setelah artikel dinyatakan diterima.


