Selamat datang di Publikasi Indonesia! Mencari daftar jurnal Scopus Q4 bidang kesehatan yang masih aktif dan terindeks? Di artikel ini kami merangkum jurnal Q4 dari berbagai cabang ilmu kesehatan lengkap dengan scope dan informasi umum publikasi.
Daftar ini dapat menjadi referensi bagi dosen, mahasiswa pascasarjana, dan peneliti yang ingin memulai publikasi internasional melalui jurnal Scopus
Kunjungi Juga: Publish Jurnal
Daftar Isi
Toggle
Dalam sistem pemeringkatan Scimago Journal Rank (SJR), jurnal Scopus dibagi menjadi empat kuartil berdasarkan performa sitasi dalam bidang tertentu.
| Kuartil | Keterangan |
|---|---|
| Q1 | Jurnal dengan peringkat tertinggi dalam bidangnya |
| Q2 | Jurnal dengan performa sitasi tinggi |
| Q3 | Jurnal dengan performa menengah |
| Q4 | Jurnal dengan performa sitasi dasar |
Meskipun berada di kuartil keempat, jurnal Scopus Q4 tetap merupakan jurnal internasional bereputasi karena melalui proses seleksi ketat dan sistem peer-review.
Attention! Kami hanya menyediakan 10 Slot saja untuk pendampingan publikasi jurnal Scopus di tahun ini. Pada bulan ini, tersisa 3 Slot terakhir.

Bagi banyak akademisi, jurnal Scopus Q4 sering menjadi pilihan realistis untuk memulai publikasi internasional.
Beberapa alasannya antara lain:
Kompetisi di jurnal Q4 umumnya tidak seketat jurnal Q1 atau Q2, sehingga peluang diterimanya artikel lebih besar.
Beberapa jurnal Q4 memiliki proses editorial yang lebih efisien dibanding jurnal dengan kuartil lebih tinggi.
Publikasi di jurnal Q4 tetap diakui dalam sistem akademik internasional dan sering digunakan untuk:
Attention! Kami hanya menyediakan 10 Slot saja untuk pendampingan publikasi jurnal Scopus di tahun ini. Pada bulan ini, tersisa 3 Slot terakhir.
Berikut beberapa jurnal Scopus Q4 yang dapat menjadi referensi bagi peneliti di bidang kesehatan.
| No | Nama Jurnal | Bidang | Penerbit |
|---|---|---|---|
| 1 | Bali Medical Journal | Kedokteran Umum | Warmadewa University |
| 2 | Siriraj Medical Journal | Kedokteran Klinis | Mahidol University |
| 3 | Malaysian Journal of Medicine and Health Sciences | Public Health | Universiti Putra Malaysia |
| 4 | Marmara Medical Journal | Kedokteran | Marmara University |
| 5 | Aesthetic Medicine | Dermatologi | Minerva Medica |
| 6 | Indonesian Journal of Public Health | Public Health | Universitas Airlangga |
| 7 | Unnes Journal of Public Health | Epidemiologi | Universitas Negeri Semarang |
| 8 | Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional | Public Health | Universitas Indonesia |
| 9 | Public Health of Indonesia | Community Health | Poltekkes Kemenkes |
| 10 | International Journal of Public Health Science | Public Health | Universitas Ahmad Dahlan |
| No | Nama Jurnal | Bidang | Penerbit |
|---|---|---|---|
| 11 | Jurnal Keperawatan Indonesia | Nursing | Universitas Indonesia |
| 12 | Jurnal Keperawatan Padjadjaran | Nursing | Universitas Padjadjaran |
| 13 | Jurnal Ners | Nursing | Universitas Airlangga |
| 14 | Nursing Practice Today | Nursing | Tehran University |
| 15 | Practice Nursing | Nursing | Mark Allen Group |
| 16 | Kontakt | Nursing | University of South Bohemia |
| No | Nama Jurnal | Bidang | Penerbit |
|---|---|---|---|
| 17 | Journal of Public Health and Development | Public Health | Mahidol University |
| 18 | Journal of Egyptian Public Health Association | Epidemiology | Egyptian Public Health Association |
| 19 | Indonesian Journal of Health Administration | Health Policy | Universitas Airlangga |
| 20 | Media Kesehatan Masyarakat Indonesia | Public Health | Universitas Hasanuddin |
Catatan: Status kuartil jurnal dapat berubah sesuai pembaruan dari Scimago Journal Rank (SJR) atau database Scopus.
Untuk mengecek status terbaru, kunjungi:
Setelah memilih target jurnal yang sesuai dengan bidang kesehatanmu, jangan lupa memahami proses publikasi jurnal agar naskahmu bisa diterima dan terbit dengan lancar.

Pastikan artikel sesuai dengan ruang lingkup jurnal.
Introduction, Methods, Results, and Discussion.
Jika perlu, gunakan proofreading profesional.
Gunakan referensi dari jurnal bereputasi.
Pastikan similarity rendah sebelum submit.
Selain memperhatikan aspek teknis di atas, jangan lupa juga untuk menyiapkan anggaran karena biaya publikasi jurnal bisa berbeda-beda tergantung pada indeks dan tingkatan jurnal yang dipilih.
Banyak akademisi yang masih bingung mengenai perbedaan antara Scopus Q4 dan SINTA 4.
| Aspek | Scopus Q4 | SINTA 4 |
|---|---|---|
| Skala | Internasional | Nasional |
| Pengindeks | Elsevier | Kemendikbud |
| Sistem Ranking | SJR | Akreditasi nasional |
| Bahasa | Umumnya Inggris | Indonesia / Inggris |
Secara umum, Scopus memiliki cakupan internasional, sedangkan SINTA merupakan indeks nasional Indonesia.
Attention! Kami hanya menyediakan 10 Slot saja untuk pendampingan publikasi jurnal Scopus di tahun ini. Pada bulan ini, tersisa 3 Slot terakhir.
Jurnal Scopus Q4 bidang kesehatan dapat menjadi langkah awal yang strategis untuk publikasi internasional. Dengan memahami scope, biaya, dan proses review, peluang artikel diterima akan semakin besar.
Pastikan selalu mengecek status indeksasi terbaru sebelum submit agar terhindar dari jurnal predator atau jurnal yang sudah discontinued.
Jurnal Scopus Q4 adalah jurnal yang berada pada kuartil keempat dalam sistem pemeringkatan Scimago Journal Rank (SJR).
Ya. Semua jurnal yang terindeks Scopus termasuk jurnal internasional karena telah melalui proses seleksi dan peer-review.
Mahasiswa S2 dan S3 sering mempublikasikan hasil penelitian mereka di jurnal Scopus.
Publikasi Indonesia merupakan lembaga publikasi ilmiah yang berfokus pada pendampingan penulis dalam proses publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.