Bagaimana cara membuat jurnal internasional dengan baik dan benar sesuai dengan strukturnya? Cara membuat jurnal internasional yang standar Scopus adalah dengan menentukan tema riset yang memiliki unsur kebaruan (novelty), menyusun manuskrip secara non-linear menggunakan struktur baku IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion), menerjemahkannya ke dalam bahasa Inggris akademik, serta memastikan sitasi bebas plagiarisme menggunakan reference manager seperti Mendeley.
Menulis jurnal bereputasi memang membutuhkan ketelitian ekstra karena reviewer global sangat perfeksionis dalam menilai metodologi dan kontribusi ilmiah Anda. Namun, dengan strategi yang tepat, proses submisi Anda akan jauh lebih mudah.
⚠️ Peringatan Penting:
Jangan pernah tergiur dengan jasa yang menjanjikan “publikasi instan di jurnal internasional”. Proses peer-review yang sehat membutuhkan waktu. Selalu pastikan jurnal target Anda terindeks di Scopus atau Web of Science (WoS) melalui situs resmi.
Apa Itu Jurnal Internasional?
Jurnal internasional adalah publikasi berkala ilmiah yang memuat artikel-artikel hasil penelitian berskala global. Jurnal ini diterbitkan oleh lembaga akademik, universitas, atau penerbit ilmiah internasional, serta melibatkan dewan redaksi (editorial board) dan mitra bestari (reviewer) dari berbagai belahan dunia.
Secara umum, terdapat dua kategori besar publikasi internasional:
- Jurnal Internasional Bereputasi: Jurnal yang telah terindeks dalam database sitasi global yang ketat, seperti Scopus (Elsevier) dan Web of Science (WoS) (Clarivate Analytics). Jurnal jenis ini memiliki indikator performa seperti SJR (Scimago Journal Rank) atau Impact Factor. Bagi dosen dan mahasiswa pascasarjana di Indonesia, publikasi di jurnal bereputasi ini menjadi syarat mutlak untuk kelulusan, kenaikan jabatan fungsional (KUM), hingga Guru Besar.
- Jurnal Internasional Biasa: Jurnal yang memenuhi kriteria internasional (ditulis dalam bahasa resmi PBB, penulis dari multi-negara), namun belum masuk ke dalam indeksasi premium Scopus atau WoS.
Meskipun bahasa Inggris adalah bahasa pengantar utama, Anda juga bisa menemukan jurnal internasional berkualitas dalam bahasa Arab, Prancis, Rusia, Spanyol, dan Tiongkok. Namun untuk publikasi berdampak tinggi, bahasa Inggris tetap menjadi standar emas.
Struktur Jurnal Internasional Standar IMRaD
Setiap penerbit besar seperti Elsevier, Springer, IEEE, atau Wiley memiliki template khusus (Author Guidelines). Namun secara universal, manuskrip ilmiah mengikuti format IMRaD (Introduction, Methods, Results, and Discussion). Berikut anatomi lengkapnya:
| Bagian Manuskrip | Fungsi dan Isi Utama |
|---|---|
| Title (Judul) | Ringkas, padat, menarik, mengandung kata kunci utama dan variabel penelitian. |
| Authors & Affiliation | Nama penulis (tanpa gelar), institusi asal, email korespondensi, dan ORCID. |
| Abstract (Abstrak) | Ringkasan esensial (150–250 kata): latar belakang, tujuan, metode, hasil utama, kesimpulan. |
| Keywords (Kata Kunci) | 3–5 kata/frasa penting untuk memudahkan pencarian di mesin indeks. |
| Introduction (Pendahuluan) | Latar belakang masalah, gap analysis, kajian literatur, tujuan riset. |
| Materials and Methods | Desain penelitian, populasi/sampel, instrumen, teknik analisis data (agar riset dapat direplikasi). |
| Results (Hasil) | Penyajian temuan data objektif (teks, tabel, grafik, diagram). |
| Discussion (Pembahasan) | Interpretasi hasil, perbandingan dengan teori/penelitian terdahulu, argumentasi ilmiah, implikasi. |
| Conclusion (Kesimpulan) | Jawaban atas pertanyaan penelitian, keterbatasan studi, saran untuk riset mendatang. |
| Acknowledgements | Ucapan terima kasih kepada penyandang dana (grant), promotor, atau laboratorium pendukung. |
| References (Daftar Pustaka) | Semua sumber yang dirujuk, wajib menggunakan gaya selingkung tertentu (APA, IEEE, Vancouver, dll). |
Cara Membuat Jurnal Internasional yang Baik dan Benar (7 Langkah)
Menyusun draf tidak harus berurutan dari judul hingga daftar pustaka. Justru, rahasia peneliti senior adalah memulainya dari bagian yang paling konkret. Ikuti langkah sistematis berikut:
3.1 Tentukan Tema dan Novelty Penelitian
Artikel Anda tidak akan dilirik oleh Editor-in-Chief jika tidak memiliki novelty (kebaruan ilmiah). Carilah topik yang sedang hangat, kaji apa yang belum diteliti, lalu masuk ke celah tersebut untuk memberikan solusi baru.
3.2 Sesuaikan dengan Bidang Keilmuan (Scope)
Pastikan riset Anda relevan dengan keahlian Anda. Setiap jurnal memiliki Aims and Scope yang spesifik. Jika topik bagus tetapi melenceng dari cakupan jurnal, Anda akan terkena Desk Rejection (ditolak langsung oleh editor tanpa review). Sebagai latihan awal, Anda bisa mempelajari cara publikasi jurnal SINTA 4 sebelum melangkah ke jurnal internasional.
3.3 Gunakan Alur Penulisan Non-Linear (Tips Pro)
- Pertama: Buat tabel dan grafik pada bagian Results.
- Kedua: Tulis bagian Methods (karena Anda yang melakukan riset, ini paling mudah).
- Ketiga: Tulis Discussion untuk menguliti arti data di Results.
- Keempat: Susun Introduction untuk mengontekstualisasikan masalah.
- Kelima: Tulis Abstract, Title, dan Keywords di tahap paling akhir.
3.4 Optimasi Abstrak dan Kata Kunci
Abstrak adalah etalase. Reviewer akan memutuskan membaca keseluruhan artikel atau tidak berdasarkan abstrak Anda. Tulis dengan gaya memikat, langsung ke poin temuan terbesar, dan hindari singkatan yang tidak umum.
3.5 Gunakan Tools untuk Menghindari Human Error
- Grammarly / QuillBot: Perbaiki tata bahasa Inggris dan pastikan gaya akademik.
- Turnitin / iThenticate: Cek indeks kemiripan teks sebelum diserahkan ke penerbit.
3.6 Pastikan Bebas Plagiarisme
Plagiarisme adalah pelanggaran etika terberat. Kuasai teknik parafrase: baca ide pokok, lalu tulis kembali dengan gaya dan struktur kalimat Anda sendiri tanpa mengubah esensi makna. Jangan lupa untuk selalu menyertakan sitasi yang benar.
3.7 Kelola Sitasi dan Daftar Pustaka Secara Digital
Jangan mengetik daftar pustaka manual. Gunakan Mendeley, Zotero, atau EndNote. Software ini akan menyusun sitasi dan bibliografi secara otomatis sesuai gaya selingkung jurnal target (APA 7th, Harvard, IEEE, dll).
Untuk mempelajari lebih lanjut tentang platform indeksasi internasional lainnya, baca artikel terindeks Scopus adalah dan jurnal internasional bereputasi.
Faktor Utama Jurnal Internasional Ditolak Reviewer
- Kualitas Bahasa Inggris Buruk: Tulisan sulit dipahami karena tata bahasa berantakan akan langsung ditolak di tahap awal.
- Metodologi Lemah: Desain eksperimen bias, ukuran sampel tidak memadai, atau penjelasan metode yang tidak transparan.
- Kurangnya Kontribusi Ilmiah: Hasil riset terlalu lokal, hanya mereplikasi studi terdahulu, atau tidak memberikan dampak signifikan bagi perkembangan ilmu global.
- Format Tidak Sesuai Guideline: Mengabaikan instruksi format halaman, batas kata, atau gaya referensi yang diminta penerbit.
Solusi Cepat: Jasa Pembuatan Jurnal Internasional Terpercaya
Membuat jurnal internasional secara mandiri menuntut investasi waktu dan energi yang besar. Di tengah padatnya jadwal, menggunakan jasa pembuatan jurnal internasional yang kredibel adalah langkah strategis.
Publikasi Indonesia hadir sebagai solusi profesional. Kami siap membantu:
- Penyusunan manuskrip dari draf awal/skripsi/tesis.
- Penerjemahan akademik profesional ke bahasa Inggris formal.
- Proofreading berstandar global.
- Pengecekan dan penurunan skor plagiarisme via Turnitin.
- Submisi dan pendampingan revisi peer-review ke jurnal target terindeks SINTA 1-6, Scopus, hingga Web of Science (WoS).
⚠️ Peringatan Penting: Hati-hati terhadap agen abal-abal yang menjanjikan kelulusan instan pada jurnal predator. Pastikan Anda memilih mitra yang bereputasi, transparan, dan memiliki rekam jejak kesuksesan yang jelas.
Jika Anda membutuhkan konsultasi gratis mengenai draf riset Anda atau ingin mengetahui info promo layanan publikasi, hubungi tim ahli kami melalui tombol di bawah ini.
Kesimpulan
Menerapkan cara membuat jurnal internasional yang baik dan benar membutuhkan proses sistematis: mulai dari pemetaan novelty, penulisan terstruktur berbasis IMRaD, hingga translasi dan proofreading yang ketat. Kunci utamanya adalah kedisiplinan riset, kekuatan metodologi, serta ketepatan dalam memilih scope jurnal target.
Bagi Anda yang ingin menghemat waktu dan memastikan manuskrip ditangani oleh tim profesional yang berpengalaman, layanan pendampingan dari Publikasi Indonesia adalah solusi terbaik untuk menyukseskan luaran riset Anda ke kancah internasional.
❓ FAQ (Pertanyaan Umum)
1. Apa perbedaan utama antara jurnal nasional dan jurnal internasional?
Jurnal nasional diterbitkan di dalam negeri, cakupan lokal, menggunakan bahasa Indonesia (atau Inggris), dan terindeks di SINTA. Jurnal internasional memiliki dewan redaksi dan penulis dari berbagai negara, menggunakan bahasa resmi PBB (umumnya Inggris), kontribusi ilmiah global, serta terindeks di Scopus atau WoS.
2. Berapa lama proses review jurnal internasional sampai terbit?
Rata-rata proses peer-review berkisar 3 hingga 9 bulan. Untuk jurnal top, antrean bisa mencapai 1 tahun atau lebih. Jurnal open access seperti MDPI biasanya lebih cepat (4–8 minggu).
3. Apakah menerbitkan artikel di jurnal internasional selalu berbayar?
Tidak. Ada model Subscription (penulis gratis, pembaca berlangganan) dan Open Access (penulis membayar APC, artikel gratis diakses publik). Banyak jurnal bereputasi yang tidak memungut biaya (No APC).
4. Bagaimana cara mengetahui apakah suatu jurnal internasional terindeks Scopus?
Verifikasi secara mandiri melalui situs resmi Scimago Journal & Country Rank (scimagojr.com) atau scopus.com/sources. Masukkan judul jurnal atau ISSN untuk melihat status indeksasi dan kuartil (Q1–Q4).
5. Apa yang dimaksud dengan jurnal internasional predator?
Jurnal predator mengeksploitasi penulis dengan memungut biaya publikasi mahal tanpa proses peer-review yang benar. Artikel yang terbit di jurnal predator biasanya tidak diakui oleh Dikti untuk kenaikan pangkat atau kelulusan mahasiswa.
🚀 Siap Publikasi di Jurnal Internasional Bereputasi?
Tim ahli Publikasi Indonesia siap mendampingi Anda mulai dari penyusunan naskah, proofreading, hingga pendampingan revisi. Konsultasi gratis!
💬 Hubungi Tim Ahli via WhatsApp
*Dengan pengalaman ribuan naskah, kami tingkatkan peluang lolos review Anda.
© 2026 Publikasi Indonesia. Panduan lengkap publikasi ilmiah untuk dosen, peneliti, dan mahasiswa.


