{"id":73783,"date":"2025-08-09T08:57:37","date_gmt":"2025-08-09T01:57:37","guid":{"rendered":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/?p=73783"},"modified":"2026-02-09T09:27:54","modified_gmt":"2026-02-09T02:27:54","slug":"jurnal-tidak-terakreditasi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/","title":{"rendered":"Jurnal Tidak Terakreditasi"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dalam dunia akademik, jurnal ilmiah menjadi media penting untuk memublikasikan hasil penelitian.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mahasiswa, dosen, hingga peneliti mengandalkannya sebagai sarana untuk menyebarkan temuan dan berkontribusi pada perkembangan ilmu pengetahuan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, tidak semua jurnal memiliki kualitas yang sama. Sebagian sudah memenuhi standar akreditasi resmi, sementara sebagian lainnya belum mendapatkan pengakuan tersebut.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jurnal yang belum terakreditasi ini sering menjadi bahan perbincangan, terutama saat membicarakan kualitas publikasi ilmiah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami pengertian, ciri, dan dampaknya sangat penting, agar penulis dapat memilih media publikasi yang tepat dan menghindari risiko di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_83 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title ez-toc-toggle\" style=\"cursor:pointer\">Daftar Isi<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 eztoc-toggle-hide-by-default' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#Pengertian_Jurnal_Tanpa_Akreditasi\" >Pengertian Jurnal Tanpa Akreditasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#Perbedaan_Jurnal_Terakreditasi_dan_Tanpa_Akreditasi\" >Perbedaan Jurnal Terakreditasi dan Tanpa Akreditasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#Ciri-Ciri_Jurnal_Tanpa_Akreditasi\" >Ciri-Ciri Jurnal Tanpa Akreditasi<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#Apakah_Semua_Jurnal_Tanpa_Akreditasi_Buruk\" >Apakah Semua Jurnal Tanpa Akreditasi Buruk?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#Cara_Mengecek_Status_Jurnal\" >Cara Mengecek Status Jurnal<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Pengertian_Jurnal_Tanpa_Akreditasi\"><\/span>Pengertian Jurnal Tanpa Akreditasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara sederhana, jurnal tanpa akreditasi adalah publikasi ilmiah yang belum mendapatkan pengakuan resmi dari lembaga akreditasi nasional maupun pengindeks internasional.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Di Indonesia, lembaga yang berwenang memberikan akreditasi adalah ARJUNA (Akreditasi Jurnal Nasional) di bawah Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Selain itu, ada pula pengindeks internasional seperti Scopus dan Web of Science yang menilai kualitas jurnal berdasarkan standar global.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tidak adanya akreditasi bukan berarti sebuah jurnal otomatis berkualitas rendah. Beberapa jurnal mungkin di kelola secara profesional, tetapi belum mengajukan atau belum lolos proses akreditasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Alasan ini bisa berkaitan dengan keterbatasan sumber daya, kurangnya pengalaman, atau masih berada pada tahap pengembangan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Perbedaan_Jurnal_Terakreditasi_dan_Tanpa_Akreditasi\"><\/span>Perbedaan Jurnal Terakreditasi dan Tanpa Akreditasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Untuk memahami perbedaan mendasar antara keduanya, perhatikan tabel berikut:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Aspek Terakreditasi Tanpa Akreditasi. Pengakuan Resmi Di akui lembaga nasional\/internasional Tidak memiliki pengakuan resmi<br>Standar Editorial Menggunakan editor ahli dan prosedur ketat Standar bervariasi, tergantung pengelola.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses Review Peer review mendalam dan terstruktur Review sederhana atau minim<br>Kredibilitas Tinggi dan terpercaya Perlu verifikasi sebelum di gunakan<br>Pengaruh Ilmiah Masuk indeks sitasi dan database global Jarang tercatat di indeks resmi<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Perbedaan ini penting di pahami, karena akan memengaruhi nilai publikasi, reputasi penulis, dan peluang sitasi di masa depan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kami (<strong>Publikasi Indonesia<\/strong>) menyediakan berbagai <a href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jasa-publikasi-jurnal\/\">jasa publikasi jurnal<\/a> yang sesuai dengan kebutuhan penulis dan institusi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Ciri-Ciri_Jurnal_Tanpa_Akreditasi\"><\/span>Ciri-Ciri Jurnal Tanpa Akreditasi<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ada beberapa tanda umum yang bisa membantu mengidentifikasi jurnal tanpa akreditasi:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tidak Terdaftar di Portal Resmi<br>Jika jurnal tidak tercatat di SINTA, DOAJ (untuk open access), atau basis data internasional seperti Scopus dan Web of Science, kemungkinan besar jurnal tersebut belum terakreditasi.<\/li>\n\n\n\n<li>Proses Review Tidak Transparan<br>Proses peer review adalah inti dari kualitas jurnal. Pada jurnal tanpa akreditasi, prosedur ini sering tidak di jelaskan secara rinci. Ada pula yang menerima artikel tanpa revisi, yang menunjukkan lemahnya kontrol kualitas.<\/li>\n\n\n\n<li>Dewan Editorial Tidak Jelas<br>Nama-nama editor mungkin tercantum, tetapi tanpa informasi lengkap mengenai latar belakang pendidikan, keahlian, atau afiliasi institusi. Ini mengurangi kredibilitas jurnal.<\/li>\n\n\n\n<li><\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengapa Banyak Jurnal Belum Terakreditasi<br>Ada sejumlah alasan mengapa jumlah jurnal tanpa akreditasi masih cukup besar:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Proses Akreditasi Rumit<br>Persyaratan akreditasi mencakup banyak aspek mulai dari kualitas editorial hingga keteraturan terbit yang membutuhkan persiapan matang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Keterbatasan Sumber Daya<br>Tidak semua penerbit memiliki tim editorial profesional atau dukungan dana yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Masa Transisi<br>Beberapa jurnal sebenarnya sedang meningkatkan kualitas agar memenuhi standar akreditasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kurangnya Pemahaman<br>Ada pengelola jurnal yang belum memahami sepenuhnya prosedur dan kriteria akreditasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dampak Memublikasikan di Jurnal Tanpa Akreditasi<br>Bagi penulis, memilih jurnal tanpa akreditasi dapat menimbulkan beberapa konsekuensi:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Nilai Akademik Lebih Rendah<br>Di banyak perguruan tinggi, publikasi di jurnal ini tidak mendapatkan poin maksimal dalam penilaian dosen, kenaikan jabatan, atau syarat kelulusan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Sulit Mendapat Pengakuan Internasional<br>Artikel yang tidak terindeks jarang di temukan oleh peneliti lain, sehingga potensi sitasi rendah.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Risiko Plagiarisme Lebih Tinggi<br>Lemahnya sistem deteksi plagiasi dapat membuka peluang terjadinya publikasi ganda atau penjiplakan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Kredibilitas Penulis Bisa Di pertanyakan<br>Di kalangan akademisi, reputasi publikasi menjadi indikator kualitas seorang peneliti.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Apakah_Semua_Jurnal_Tanpa_Akreditasi_Buruk\"><\/span>Apakah Semua Jurnal Tanpa Akreditasi Buruk?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jawabannya tidak selalu. Ada jurnal yang di kelola dengan baik, tetapi belum sempat mengurus akreditasi. Untuk memastikan kualitasnya, penulis bisa:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Meneliti reputasi penerbit.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Membaca artikel yang sudah di publikasikan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memastikan adanya proses peer review yang jelas.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Mengecek apakah jurnal memiliki ISSN dan DOI.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Cara_Mengecek_Status_Jurnal\"><\/span>Cara Mengecek Status Jurnal<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika ingin memastikan status sebuah jurnal, langkah-langkah ini bisa di lakukan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Periksa di SINTA<br>Gunakan situs resmi SINTA untuk melihat apakah jurnal tersebut terakreditasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Cari di DOAJ<br>Jika jurnal bersifat open access, cek keberadaannya di Di rectory of Open Access Journals.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan Scopus atau Web of Science<br>Untuk publikasi internasional, kedua database ini bisa menjadi rujukan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Hubungi Pengelola<br>Tanyakan langsung status dan prosedur publikasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jika Terlanjur Publikasi di Jurnal Tanpa Akreditasi<br>Jangan panik jika artikel sudah terbit di jurnal tanpa akreditasi. Beberapa langkah yang bisa d iambil antara lain:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Gunakan artikel tersebut sebagai referensi untuk penelitian berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tingkatkan kualitas penelitian selanjutnya dan targetkan jurnal bereputasi.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Bangun portofolio riset melalui konferensi atau kolaborasi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Jurnal tanpa akreditasi tetap memiliki fungsi sebagai wadah publikasi, terutama bagi peneliti pemula.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Namun, dari sisi nilai akademik dan pengakuan internasional, publikasi di jurnal bereputasi jelas lebih menguntungkan.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Memahami pengertian, ciri, penyebab, dan dampak jurnal tanpa akreditasi akan membantu penulis membuat keputusan yang tepat sebelum mengirimkan artikel.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Dengan langkah yang tepat, peneliti dapat menghindari risiko sekaligus meningkatkan kualitas portofolio publikasinya.<\/p>\n\n\n\n<hr class=\"wp-block-separator has-alpha-channel-opacity\"\/>\n\n\n\n<div class=\"schema-faq wp-block-yoast-faq-block\"><div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1754703907701\"><strong class=\"schema-faq-question\">LoA jurnal keluar setelah apa?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">LoA diberikan pada tahap 8 setelah paper di-accept oleh editor. Apabila di-accept hari ini, LoA bisa keluar 1-5 hari setelah itu, walaupun publikasinya masih lama, semisal masih edisi Desember 2025.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1754703910002\"><strong class=\"schema-faq-question\">Berapa lama mendapatkan loa?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">LOA dikeluarkan setelah author melakukan pengajuan penerbitan jurnal atau submit. Biasanya LOA keluar hanya dalam beberapa hari setelah submit.<\/p> <\/div> <div class=\"schema-faq-section\" id=\"faq-question-1754703911509\"><strong class=\"schema-faq-question\">Apakah loa jurnal itu penting?<\/strong> <p class=\"schema-faq-answer\">LoA jurnal memiliki peran penting, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan bukti penerimaan artikel sebagai persyaratan sidang skripsi, tesis, atau disertasi.<\/p> <\/div> <\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam dunia akademik, jurnal ilmiah menjadi media penting untuk memublikasikan hasil penelitian. Mahasiswa, dosen, hingga<\/p>\n","protected":false},"author":47,"featured_media":81079,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[],"class_list":["post-73783","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-jurnal","infinite-scroll-item","generate-columns","tablet-grid-50","mobile-grid-100","grid-parent","grid-50"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Jurnal Tidak Terakreditasi - Publikasi Indonesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui apa itu jurnal tidak terakreditasi, perbedaannya dengan jurnal terakreditasi, serta tips memilih publikasi yang tepat.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jurnal Tidak Terakreditasi - Publikasi Indonesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui apa itu jurnal tidak terakreditasi, perbedaannya dengan jurnal terakreditasi, serta tips memilih publikasi yang tepat.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Publikasi Indonesia\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Publikasi-Indonesia-100086230050988\/?locale=id_ID\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-09T01:57:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-02-09T02:27:54+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Screenshot_453.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"599\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Publikasi Indonesia\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@PenerbitJurnal\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@PenerbitJurnal\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Publikasi Indonesia\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Publikasi Indonesia\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c0ba521645f9a7621a7e873767165ef7\"},\"headline\":\"Jurnal Tidak Terakreditasi\",\"datePublished\":\"2025-08-09T01:57:37+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-09T02:27:54+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/\"},\"wordCount\":858,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/Screenshot_453.jpg\",\"articleSection\":[\"Jurnal\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":[\"WebPage\",\"FAQPage\"],\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/\",\"name\":\"Jurnal Tidak Terakreditasi - Publikasi Indonesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/Screenshot_453.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-09T01:57:37+00:00\",\"dateModified\":\"2026-02-09T02:27:54+00:00\",\"description\":\"Ketahui apa itu jurnal tidak terakreditasi, perbedaannya dengan jurnal terakreditasi, serta tips memilih publikasi yang tepat.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#breadcrumb\"},\"mainEntity\":[{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703907701\"},{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703910002\"},{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703911509\"}],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/Screenshot_453.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2025\\\/08\\\/Screenshot_453.jpg\",\"width\":599,\"height\":400,\"caption\":\"Screenshot 453\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Halaman Utama Blog\",\"item\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jurnal Tidak Terakreditasi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/\",\"name\":\"Publikasi Indonesia\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#organization\",\"name\":\"Publikasi Indonesia\",\"alternateName\":\"PI\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/cropped-cropped-PI-LOGO-March-2023-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2022\\\/12\\\/cropped-cropped-PI-LOGO-March-2023-1.png\",\"width\":2529,\"height\":509,\"caption\":\"Publikasi Indonesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/www.facebook.com\\\/p\\\/Publikasi-Indonesia-100086230050988\\\/?locale=id_ID\",\"https:\\\/\\\/x.com\\\/PenerbitJurnal\",\"https:\\\/\\\/www.instagram.com\\\/publikasiindonesia.id\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/c0ba521645f9a7621a7e873767165ef7\",\"name\":\"Publikasi Indonesia\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/cache\\\/ls\\\/avatar\\\/1e897e76897668a508062daa3a634275.jpg?ver=1779344311\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/cache\\\/ls\\\/avatar\\\/1e897e76897668a508062daa3a634275.jpg?ver=1779344311\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/wp-content\\\/cache\\\/ls\\\/avatar\\\/1e897e76897668a508062daa3a634275.jpg?ver=1779344311\",\"caption\":\"Publikasi Indonesia\"},\"description\":\"Publikasi Indonesia merupakan lembaga publikasi ilmiah yang berfokus pada pendampingan penulis dalam proses publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.\",\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/author\\\/publikasi-indonesia\\\/\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703907701\",\"position\":1,\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703907701\",\"name\":\"LoA jurnal keluar setelah apa?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"LoA diberikan pada tahap 8 setelah paper di-accept oleh editor. Apabila di-accept hari ini, LoA bisa keluar 1-5 hari setelah itu, walaupun publikasinya masih lama, semisal masih edisi Desember 2025.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703910002\",\"position\":2,\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703910002\",\"name\":\"Berapa lama mendapatkan loa?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"LOA dikeluarkan setelah author melakukan pengajuan penerbitan jurnal atau submit. Biasanya LOA keluar hanya dalam beberapa hari setelah submit.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Question\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703911509\",\"position\":3,\"url\":\"https:\\\/\\\/publikasiindonesia.id\\\/blog\\\/jurnal-tidak-terakreditasi\\\/#faq-question-1754703911509\",\"name\":\"Apakah loa jurnal itu penting?\",\"answerCount\":1,\"acceptedAnswer\":{\"@type\":\"Answer\",\"text\":\"LoA jurnal memiliki peran penting, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan bukti penerimaan artikel sebagai persyaratan sidang skripsi, tesis, atau disertasi.\",\"inLanguage\":\"id\"},\"inLanguage\":\"id\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jurnal Tidak Terakreditasi - Publikasi Indonesia","description":"Ketahui apa itu jurnal tidak terakreditasi, perbedaannya dengan jurnal terakreditasi, serta tips memilih publikasi yang tepat.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jurnal Tidak Terakreditasi - Publikasi Indonesia","og_description":"Ketahui apa itu jurnal tidak terakreditasi, perbedaannya dengan jurnal terakreditasi, serta tips memilih publikasi yang tepat.","og_url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/","og_site_name":"Publikasi Indonesia","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/p\/Publikasi-Indonesia-100086230050988\/?locale=id_ID","article_published_time":"2025-08-09T01:57:37+00:00","article_modified_time":"2026-02-09T02:27:54+00:00","og_image":[{"width":599,"height":400,"url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Screenshot_453.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Publikasi Indonesia","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@PenerbitJurnal","twitter_site":"@PenerbitJurnal","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Publikasi Indonesia","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/"},"author":{"name":"Publikasi Indonesia","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#\/schema\/person\/c0ba521645f9a7621a7e873767165ef7"},"headline":"Jurnal Tidak Terakreditasi","datePublished":"2025-08-09T01:57:37+00:00","dateModified":"2026-02-09T02:27:54+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/"},"wordCount":858,"publisher":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Screenshot_453.jpg","articleSection":["Jurnal"],"inLanguage":"id"},{"@type":["WebPage","FAQPage"],"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/","name":"Jurnal Tidak Terakreditasi - Publikasi Indonesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Screenshot_453.jpg","datePublished":"2025-08-09T01:57:37+00:00","dateModified":"2026-02-09T02:27:54+00:00","description":"Ketahui apa itu jurnal tidak terakreditasi, perbedaannya dengan jurnal terakreditasi, serta tips memilih publikasi yang tepat.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#breadcrumb"},"mainEntity":[{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703907701"},{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703910002"},{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703911509"}],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#primaryimage","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Screenshot_453.jpg","contentUrl":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Screenshot_453.jpg","width":599,"height":400,"caption":"Screenshot 453"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Halaman Utama Blog","item":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jurnal Tidak Terakreditasi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#website","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/","name":"Publikasi Indonesia","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#organization","name":"Publikasi Indonesia","alternateName":"PI","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cropped-cropped-PI-LOGO-March-2023-1.png","contentUrl":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/12\/cropped-cropped-PI-LOGO-March-2023-1.png","width":2529,"height":509,"caption":"Publikasi Indonesia"},"image":{"@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/p\/Publikasi-Indonesia-100086230050988\/?locale=id_ID","https:\/\/x.com\/PenerbitJurnal","https:\/\/www.instagram.com\/publikasiindonesia.id\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/#\/schema\/person\/c0ba521645f9a7621a7e873767165ef7","name":"Publikasi Indonesia","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/cache\/ls\/avatar\/1e897e76897668a508062daa3a634275.jpg?ver=1779344311","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/cache\/ls\/avatar\/1e897e76897668a508062daa3a634275.jpg?ver=1779344311","contentUrl":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-content\/cache\/ls\/avatar\/1e897e76897668a508062daa3a634275.jpg?ver=1779344311","caption":"Publikasi Indonesia"},"description":"Publikasi Indonesia merupakan lembaga publikasi ilmiah yang berfokus pada pendampingan penulis dalam proses publikasi artikel di jurnal nasional dan internasional terakreditasi.","url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/author\/publikasi-indonesia\/"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703907701","position":1,"url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703907701","name":"LoA jurnal keluar setelah apa?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"LoA diberikan pada tahap 8 setelah paper di-accept oleh editor. Apabila di-accept hari ini, LoA bisa keluar 1-5 hari setelah itu, walaupun publikasinya masih lama, semisal masih edisi Desember 2025.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703910002","position":2,"url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703910002","name":"Berapa lama mendapatkan loa?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"LOA dikeluarkan setelah author melakukan pengajuan penerbitan jurnal atau submit. Biasanya LOA keluar hanya dalam beberapa hari setelah submit.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"},{"@type":"Question","@id":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703911509","position":3,"url":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/jurnal-tidak-terakreditasi\/#faq-question-1754703911509","name":"Apakah loa jurnal itu penting?","answerCount":1,"acceptedAnswer":{"@type":"Answer","text":"LoA jurnal memiliki peran penting, terutama bagi mahasiswa tingkat akhir yang membutuhkan bukti penerimaan artikel sebagai persyaratan sidang skripsi, tesis, atau disertasi.","inLanguage":"id"},"inLanguage":"id"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73783","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/47"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=73783"}],"version-history":[{"count":11,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73783\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":78218,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/73783\/revisions\/78218"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/81079"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=73783"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=73783"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/publikasiindonesia.id\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=73783"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}